Diminta Jokowi Siapkan Komunikasi soal Vaksin COVID, Begini Langkah Menkominfo

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 19:42 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. PLate menyampaikan sambutannya dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Jakarta, Kamis (16/7/2020). Kemenkominfo meluncurkan Gernas BBI dengan mendorong transformasi digital di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) melalui pemberian stimulus maupun fasilitasi UMKM dan ultra mikro sekaligus mendorong kesadaran konsumen Indonesia memanfaatkan teknologi serta membeli produk dalam negeri. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
  *** Local Caption ***
Menkominfo Johnny G Plate. (Aditya Pradana Putra/Antara Foto)
Jakarta -

Menkominfo Johnny G Plate diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantu Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir untuk mematangkan komunikasi publik terkait vaksin virus Corona agar tidak ada disinformasi. Johnny pun menyiapkan sejumlah hal untuk dilakukan.

"Kominfo bersama KPC PEN mendorong dan memaksimalkan peran pentahelix nasional dalam komunikasi vaksin COVID-19," ungkap Johnny G Plate kepada wartawan, Senin (26/10/2020).

Pentahelix yang dimaksud Johnny adalah kekuatan pemerintah, kekuatan komunitas/masyarakat, kekuatan para akademisi, kekuatan dunia usaha, dan kekuatan media. Menurutnya, pelibatan tokoh-tokoh penting untuk menghindari adanya disinformasi mengenai vaksin Corona.

"Pelibatan masyarakat dan tokoh masyarakat, akademisi dan para ahli, dunia usaha (industri dan perdagangan), lembaga-lembaga negara, dan khususnya tokoh-tokoh pemerintahan, baik pusat maupun daerah," sebut Johnny.

Kominfo juga akan bekerja sama dengan jaringan media mainstream dan platform media sosial untuk mendukung program pemerintah ini. Johnny menyebut kolaborasi dan kerja sama menjadi faktor penting dalam kerja besar pengadaan vaksin dan distribusi serta pelaksanaan vaksinasi dalam jumlah sangat besar yang harus dilakukan dengan cepat dan tepat.

"Dukungan dan kerja sama setiap komponen bangsa akan menentukan keberhasilan vaksinasi massal dan sebagai bangsa yakini bahwa bersama kita bisa," tuturnya.

Johnny mengingatkan arahan Presiden Jokowi soal vaksinasi Corona merupakan kerja besar bersama sekaligus kerja kemanusiaan. Oleh karena itu, bergotong royong di antara sesama bangsa dinilainya menjadi peranan penting dalam keberhasilan vaksinasi.

"Orkestrasi komunikasi vaksin disiapkan untuk dilaksanakan bersama sama. Dengan tetap berhati hati, kita perlu mengajak masyarakat dengan tone yang positif dan partisipatif," ucap Johnny.

Dia berharap seluruh masyarakat benar-benar mendapatkan informasi yang akurat terkait vaksi Corona. Kepada public figure, Johnny meminta mereka bisa mengutarakan argumentasinya secara bijaksana apabila memiliki perbedaan pendapat dengan pemerintah.

"Hindari hoax dan disinformasi COVID-19, pendapat yang berbeda secara diametral jangan sampai membingungkan masyarakat. Tugas bersama membangun komunikasi yang terang benderang tentang vaksinasi COVID-19," tegas Johnny.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi tidak ingin ada disinformasi mengenai vaksin virus Corona. Dalam rapat terbatas secara virtual hari ini, Jokowi berpesan kepada Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyiapkan strategi komunikasi publik seputar vaksin COVID-19. Erick juga akan dibantu Menkominfo Johnny G Plate.

"Ini penting sekali, sekali lagi strategi komunikasi publiknya disiapkan dengan baik. Dan saya minta ini timnya Pak Menteri BUMN disiapkan lagi mengenai strategi komunikasi ini, di-backup, dibantu oleh Kominfo," kata Jokowi.

Jokowi berpesan kepada menterinya agar menjelaskan secara lengkap manfaat serta road map vaksin COVID-19. Ini dilakukan supaya tidak terjadi hoax.

"Dijelaskan secara komprehensif terhadap publik mengenai manfaat vaksin dan peta jalan pelaksanaan vaksinasi sehingga tidak terjadi disinformasi dan penyebaran berita hoax dari berbagai platform di media yang ada," ujar Jokowi.

(elz/idn)