Bamsoet Dorong Pemerintah Tingkatkan Strategi Pertumbuhan Investasi

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 17:59 WIB
Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat pada periode Juli-September atau kuartal-III 2020, realisasi investasi mencapai Rp 209 triliun. Angka ini tumbuh 1,6% dibanding periode sama tahun lalu, dan tumbuh 8,9% dibandingkan kuartal-II 2020.

Merespons hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan penyerapan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja perlu menjadi perhatian Pemerintah. Menurutnya, masa kritis belum sepenuhnya terlewati karena kondisi perekonomian global masih cenderung lemah.

"Perlu diingat pertumbuhan positif investasi tersebut belum sepenuhnya melewati masa kritis, sehingga pemerintah masih perlu mendorong dan meningkatkan strategi agar investasi dapat terus bertumbuh positif di masa mendatang," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (26/10/2020).

Oleh karenanya, Bamsoet mendorong pemerintah dapat memberikan jaminan kepada investor dan memastikan prospek investasi ke depannya dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

Selain itu, dirinya mengimbau pemerintah memperbaiki dan membenahi sistem kerja investasi di Indonesia, baik di bidang teknologi maupun di sektor ketenagakerjaan, dikarenakan digitalisasi dan pandemi COVID-19 telah menyebabkan terjadinya disrupsi tenaga kerja dan lapangan kerja.

"MPR juga menambahkan bahwa perkembangan digitalisasi tetap perlu diikuti dengan baik, namun jangan sampai mendisrupsi tenaga kerja tanpa ada solusi lebih lanjut," jelasnya.

Lebih lanjut, Mantan Ketua DPR RI ini juga mendorong pemerintah tetap melakukan upaya pemulihan ekonomi yang disertai dengan upaya peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja sehingga pekerja siap kembali ke dunia kerja.

"Saya mendorong pemerintah menyediakan jaring pengaman bagi pekerja, meningkatkan sistem pendidikan dan pelatihan bagi pekerja, dan juga memberikan insentif untuk investasi di pasar dan pekerjaan," pungkasnya.

(akn/ega)