Kawal Demo 28 Oktober Nanti, Polisi: Massa Tak Seluruhnya ke Istana

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 09:31 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Luqman N Arun/detikcom)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Luqman N Arun/detikcom)
Jakarta -

Massa dari berbagai elemen akan kembali menggelar unjuk rasa pada 28 Oktober 2020. Polisi menyebut massa tidak lagi seluruhnya mengarah ke Istana Merdeka, Jakarta.

"Di saat yang sama kami siapkan pengamanan unjuk rasa yang gelombang unjuk rasa diperkirakan minggu ini masih ada. Kita mendengar berbagai elemen akan demo tanggal 28 (Oktober) nanti, tanggal 1, dan seterusnya. Kita sudah menyiapkan pengalihan lalu lintas, karena sasarannya kemarin-kemarin ke Istana mungkin ke depan sudah ada perubahan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2020).

Sambodo menyebut massa demo juga akan menyasar gedung DPR/MPR. Untuk itu, polisi tetap akan mengerahkan pengamanan, baik di Istana maupun gedung DPR.

"Ada yang sasarannya ke gedung DPR, tidak seluruhnya ke Istana. Istana kita jaga, DPR kita jaga, termasuk tempat-tempat lain yang akan menjadi sasaran unjuk rasa," ujar Sambodo.

Polisi tetap akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Banten untuk mengawasi perbatasan. Massa tetap diminta tidak beramai-ramai ke Ibu Kota dan tetap menyuarakan aspirasinya di wilayah masing-masing.

"Tentu Bapak Kapolda sudah koordinasi dengan Polda Jabar dan Banten ketika unjuk rasa tidak ke Jakarta dan bisa unjuk rasa di daerah masing-masing supaya di Jakarta massa tidak terlalu besar dan tidak memancing anarkis," ucap Sambodo.

Simak video 'KSPI Bakal Demo Besar-besaran Jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2