Round-Up

Gus Nur Protes Penangkapan, Polri Persilakan Praperadilan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 22:00 WIB
Gus Nur
Gus Nur (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Jakarta -

Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur akhirnya ditangkap. Gus Nur ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian terkait perkataan yang diduga menghina Nahdlatul Ulama (NU).

Namun kuasa hukum dan keluarga Gus Nur melayangkan protes berkaitan dengan penangkapan yang berlangsung tengah malam. Gus Nur sebelumnya ditangkap tim dari Bareskrim Polri pada Sabtu (24/10) dini hari di rumahnya di Malang.

"Tengah malam, masuk rumah, geledah rumah orang, yang mereka lakukan itu," ujar Munjiat (21), anak kedua Gus Nur, kepada detikcom di rumahnya, Sabtu (24/10/2020).

Polisi sendiri datang dengan surat perintah penangkapan, penahanan, dan penyitaan barang bukti. Polisi datang saat Gus Nur sedang melakukan bekam usai pulang dari mengikuti pengajian di Kedungkandang, Kota Malang.

"Harapannya kalau memang salah ditangkap nggak apa-apa, kalau nggak salah dibebaskan. Jangan disalah-salahkan. Sekarang yang salah dibenarkan, yang benar disalahkan," kata Munjiat.

Hal senada disampaikan kuasa hukum Gus Nur, Andry Ermawan. Andry menilai penangkapan tersebut dinilai tak prosedural.

"Karena kan Gus Nur dalam penangkapan itu sudah jadi tersangka. Sementara ini kan kalau proseduralnya minimal panggilan dulu sebagai saksi, ada lidik, setelah itu dipanggil lagi, ada dua barang bukti," tegas Andry kepada detikcom, Sabtu (24/10).

"Kalau dia tidak kooperatif baru bisa dijemput paksa. Nah ini kan tidak. Kami juga menyayangkan ditangkap malam-malam hari. Tengah malam di atas pukul 23.00 WIB," tambahnya.

Namun Polri menegaskan bila tidak ada yang salah dengan penangkapan Gus Nur. Bilamana ada protes, Polri mempersilakan untuk diajukan melalui prosedur hukum yang ada.

"Semua sudah sesuai prosedur," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, saat dihubungi, Minggu (25/10/2020).

"Kalau ada yang tidak pas silakan diajukan ke praperadilan," imbuh Irjen Argo.

Selanjutnya
Halaman
1 2