Round-Up

Kali Kedua Gus Nur Tersandung Kasus Hina Nahdlatul Ulama

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 06:05 WIB
Sugi Nurharja alias Gus Nur menanggapi tuntutan JPU dengan santai. Gus Nur membacakan Surat Al Fatihah setelah dituntut 2 tahun penjara atas kasus video hina NU.
Foto: Gus Nur usai menghadapi sidang di kasus sebelumnya (Deny Prastyo Utomo)

Gus Nur ditangkap atas laporan dari NU. Gus Nur dianggap telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang bermuatan SARA dan penghinaan. Sat ini Gus Nur sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah (berstatus) tersangka saat ditangkap," kata Direktur Tindakan Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi kepada detikcom, Sabtu (24/10/2020).

Ujaran Gus Nur tersebut disebarkan dalam akun YouTube MUNJIAT Channel pada 16 Oktober 2020.

Gus Nur menyebut sejumlah nama. Dia menyebut nama pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda, Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas hingga Ketum PBNU Said Aqil Siroj.

"Jadi saya kok pusing dengerin di bus yang namanya NU ini. Ya tadi itu, bisa jadi keneknya Abu Janda. Bisa jadi kondekturnya Gus Yaqut. Dan sopirnya KH Aqil Siradj. Penumpangnya liberal, sekuler, PKI di situ numpuk," ujarnya.

Namun Bareskrim masih menyelidiki motif Gus Nur diduga menyebarkan ujaran kebencian tersebut. "Motif masih dalam pendalaman," ujarnya.

Halaman

(rdp/idh)