Menteri Inisial P Disentil Relawan, PPP: Belum Tentu Dituruti Jokowi

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 17:36 WIB
arsul sani
Sekjen PPP Arsul Sani (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Relawan Jokowi Mania (JokMan) kembali melakukan manuver soal reshuffle menteri kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan menyentil kinerja menteri inisial P. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai apa yang diungkapkan relawan belum tentu diamini oleh Jokowi.

"Toh, apa yang mereka suarakan juga belum tentu dituruti oleh Presiden Jokowi," kata Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan, Sabtu (24/10/2020).

Namun PPP menekankan setiap pihak diberi ruang untuk menyuarakan pendapat. Partai yang masuk gerbong koalisi pemerintahan ini tak melarang relawan Jokowi menyalurkan aspirasinya soal kinerja menteri.

"Dalam alam demokrasi, mereka yang tidak bersama mendukung pemerintahan ini saja juga tidak dilarang untuk bersuara seperti para relawan, apalagi mereka yang dulu jadi relawan," ucap Arsul.

Apa yang disampaikan oleh relawan Jokowi merupakan hal wajar terkait kinerja menteri. Dalam menanggapi apa yang disuarakan relawan Jokowi, PPP tak ingin reaksioner.

"PPP melihat apa yang disampaikan teman-teman relawan Jokowi sebagai hal yang biasa, lumrah saja dalam alam demokrasi. Karenanya, sebagai partai koalisi, PPP tidak merasa perlu harus bereaksi sama atau berlebihan meski ada yang melihat apa yang disuarakan oleh teman-teman relawan itu dianggap sebagai masuk kejauhan terhadap urusan kabinet, yang menjadi hak prerogatif presiden," imbuh Arsul.

Sebelumnya, Ketua Umum JokMan, Immanuel Ebenezer, menyebut pihaknya sedang mempersiapkan rilis terkait nama-nama menteri yang layak diganti karena kinerjanya dinilai tidak memuaskan. Immanuel menyebut ada menteri yang asyik berbisnis dan berpolitik untuk Pilpres 2024.

"Inisial depannya P, yang kerjanya berbisnis dan berpolitik terus," kata Immanuel ketika dihubungi detikcom, Jumat (23/10).

Tonton video 'Setahun Jokowi-Ma'ruf, Formappi: Persoalan Serius Dominasi Koalisi':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/idh)