Menurut Gerindra, Ini Alasan Proyek JIS-TIM Butuh Dana PEN DKI

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 05:40 WIB
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Syarif
Anggota F-Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif (Arief/detikcom)
Jakarta -

Fraksi Gerindra DPRD DKI setuju pengalokasian dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) DKI untuk melanjutkan proyek Jakarta Internasional Stadium (JIS) dan Taman Ismail Marzuki (TIM). Anggota F-Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif, menyebut kedua proyek itu masuk dalam kategori kegiatan strategis daerah (KSD).

"Tentu setuju, dan mendukung 2 proyek KSD itu agar selesai sesuai target," ujar Syarif kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).

Ia menyebut proyek JIS dan TIM sudah dalam progress. Karena APBD DKI mengalami kontraksi, maka Pemprov DKI, kata Syarif, dapat menggunakan dana PEN.

"2 proyek itu on proses, TIM sudah berjalan 30 persen dan JIS sudah berjalan 35 persen. Proyek itu masuk dalam kategori KSD, kegiatan strategis daerah yang harus selesai sesuai target. Namun karena APBD kita mengalami kontraksi maka PEN akan menutupinya," lanjutnya.

Kedua proyek itu, kata Syarif, akan memberikan multi efek ekonomi. Artinya, lapangan pekerjaan akan terbuka lebar.

"Terutama menyerap tenaga kerja lebih dari 3000 orang. Ada gerak ekonomi yang berjalan yang tentu akan punya kontribusi positif di banyak sektor," imbuh Syarif.

"Dari sekian proyek infrastruktur yang besar, 2 diantaranya inilah yang siap secara regulasi dan feasibel keuangannya disetujui pihak SMI (PT Sarana Multi Infrastruktur)," tutupnya.

Diketahui, DPRD bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang membahas APBD Perubahan (APBD-P) 2020. Total APBD yang didapat saat ini sebesar Rp 57 triliun.

Pendapatan anggaran itu termasuk dana bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 3,2 triliun. Dana PEN akan digunakan dalam pembiayaan proyek yang berhenti karena COVID.

"Tahun ini kita dapat Rp 3,2 T. Itu akan dipakai untuk 6 kegiatan. Ada infrastruktur, kebudayaan. Proyek-proyek yang ditetapkan di 2020 lalu karena COVID dia berhenti. Itu dibiayai dengan PEN ini," kata Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik.

"Ada Jakarta International Stadium, ada normalisasi kali dan pelebaran kali, pembebasan lahan untuk kali, ada underpass dan flyover," sambungnya.

(isa/imk)