Kang Jalal:
Majalah Playboy Akan Laku Keras
Jumat, 20 Jan 2006 09:20 WIB
Bandung - Kecaman atas rencana penerbitan majalah Plaboy versi Indonesia pada Maret mendatang terus bergulir. Jika tidak berhati-hati, kontroversi ini justru akan membuat majalah tersebut laris manis."Represitas sosial terhadap seks yang tetap ditekan dengan tinggi justru akan membuat majalah itu akan laku keras," ungkap pakar komunikasi dan media, Jalaluddin Rakmat, saat dihubungi oleh detikcom, Jumat (20/1/2006). Kang Jalal, sapaan akrab Jalaluddin, berpendapat rencana tersebut tidak perlu diikuti dengan sejumlah fatwa larangan yang dikeluarkan oleh lembaga agama. Termasuk mengarahkan kekuatan massa untuk melakukan upaya paksa penutupan majalah. "Meski nantinya majalah seperti ini hanya akan meninabobokan dan membuat tumpul daya kritis masyarakat saja," tuturnya. Ia menilai rencana penerbitan majalah syur tersebut bukti adanya kekuatan kapitalis global yang ingin menguasai media di Indonesia. "Saya sendiri tidak setuju karena seks dan perempuan hanya akan menjadi komoditas saja," tandasnya.Kang Jalal berharap kalangan media di Indonesia bijaksana melihat adanya rencana penerbitan majalah ini. "Kalangan media sebaiknya tidak ikut menambah kondisi masyarakat saat ini," harap dia. Ia memprediksi sulit membuat aturan khusus untuk penjualan majalah tersebut. "Tidak mungkin majalah itu berada di tempat khusus. Jadi, tetap akan dijual di jalanan dan pasar," tegasnya.
(ton/)











































