Wakil Ketua MPR: Pesantren Tempat Belajar Calon Pejuang NKRI

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 13:38 WIB
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menyayangkan anggapan segelintir orang yang menyatakan pesantren menjadi tempat pendidikan bagi calon teroris dan tempat buangan anak-anak tidak berprestasi. Padahal menurutnya pesantren menjadi tempat menimba ilmu bagi para calon pemimpin masa depan.

"Yang benar adalah pondok merupakan tempat belajar bagi cikal bakal pejuang serta pembela NKRI. Pondok juga menjadi tempat menimba ilmu bagi para calon pemimpin bangsa di masa depan. Sudah banyak contohnya, dulu sebagian pejuang adalah ulama dan santri yang belajar di pesantren. Sekarang banyak alumni pondok yang menjadi pemimpin bangsa ini," ujar Syarief dalam keterangannya, Jumat (23/10/2020).

Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara tunggal pada acara Temu Tokoh Kebangsaan. Acara tersebut berlangsung di Pondok Pesantren An Nidzom Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (22/10).

Ikut hadir pada acara tersebut anggota Fraksi Partai Demokrat MPR RI M. Muraz, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami dan Pengasuh Ponpes An-Nidzom Kota Sukabumi KH. Abdullah Mukhtar.

Ia juga mengatakan anggapan yang mendiskreditkan peran pondok pesantren adalah pemikiran yang keliru dan menyesatkan. Apalagi jika menengok sejarah, peran pesantren terhadap upaya kemerdekaan sangat besar, terutama menyangkut peran santri dan ulama yang ikut melawan penjajah.

Karena menurut Syarief, pesantren memiliki materi pelajaran yang lengkap. Selain pelajaran umum dan agama, para santri juga mendapat pelajaran keterampilan serta akhlak mulia serta sistem tata negara.

"Terbukti banyak juga santri yang mengetahui sistem ketatanegaraan kita, termasuk mengerti tentang tugas dan fungsi MPR. Jika pengetahuan ini terus dipoles, akan menjadi bekal yang bagus bagi para santri di masa yang akan datang. Karena itu, bagi para orang tua, kalau anaknya mau maju, jangan segan-segan, sekolahkan mereka di pesantren," imbuhnya.

Sementara itu, pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren An Nidzom Kota Sukabumi KH. Abdullah Mukhtar, menyatakan terima kasih atas kunjungan Syarief Hasan. Kunjungan itu menurutnya sangat membahagiakan baik bagi dirinya maupun para santri.

Dari kunjungan tersebut juga khusus bagi santri, menurut Abdullah mereka bisa memetik pelajaran, sekaligus mengenal wakilnya di DPR RI dan Pimpinan MPR.

"Semoga silaturahmi ini terus berlanjut, untuk saling meningkatkan persaudaraan dan merekatkan hubungan pemimpin dengan rakyatnya," pungkasnya.

(prf/ega)