Karyawan Desak Polisi & Jaksa Serius Eksekusi Mantan Dirut PT DI

Karyawan Desak Polisi & Jaksa Serius Eksekusi Mantan Dirut PT DI

- detikNews
Kamis, 19 Jan 2006 20:56 WIB
Bandung - Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan (SP FKK) PT DI menuntut pihak Kejari Bandung dan kepolisian untuk serius menangani eksekusi penahanan terhadap mantan Direktur Utama PT DI Edwin Soedarmo. Hingga saat ini mantan Dirut PT DI Edwin Soedarmo belum diketahui keberadaanya. "Padahal ini sudah satu tahun semenjak vonis eksekusi penahanan dari Pengadilan Negeri Bandung dijatuhkan. Edwin Soedarmo kok belum juga di tahan,"ungkap Ketua SP FKK PT DI, Arief Minardi saat ditemui seusai pertemuannya dengan pihak Kejari Bandung dan Kepolisian dari Mapolwiltabes Kota Bandung di Gedung Kejari Bandung, JalanJakarta, Bandung, Kamis (19/1/2006). Ia menilai perkembangan eksekusi terhadap Edwin Soedarmo berjalan sangat lambat. Dan cenderung tidak ada kemajuan. "Kami menduga ada pihak yang melindungi memang melindungi Edwin Soedarmo," cetusnya.Pengadilan Negeri Bandung telah menjatuhkan vonis kurungan penjara terhadap mantan Dirut PTDI, Edwin Soedarmo selama 2 bulan. Pihak manajemen terbukti bersalah dalam menyelesaikan putusan P4P terhadap serikat pekerja PT DI. Pihak Pengadilan Negeri Bandung kemudian memberikan surat penahanan pada tanggal 28 Juni 2005 kepada pihak kejaksaan dan kepolisian untuk menahanan Edwin Soedarmo. Arief meminta pihak kejaksaan untuk mencoba cara lain untuk mencari tahu keberadaan Edwin Soedarmo. Salah satunya melalui penyadapan terhadap semua nomor komunikasi milik Edwin Soedarmo dan keluarganya. Dalam waktu dekat ini, SPFKK PT DI akan melaporkan pengaduan lain terkait kasus ini ke pihak kepolisian. Pengaduan ini diharapkan agar pihak kepolisian juga membuat berita acara pemeriksaan atau BAP terhadap keluarga dan kalangan dekat Edwin Soedarmo. BAP tersebut diharapkan mampu membantu dalam melacak keberadaan EdwinSoedarmo. "Kita akan dorong terus pihak kejaksaan dan kepolisian untuk tetap bergerak," tegasnya. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads