Pemerintah Siapkan Road Map Prioritas Penerima Vaksin

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 13:49 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers skenario pemulihan ekonomi terkait Corona. Skenario pemulihan ekonomi disiapkan hingga tahun depan.
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Vaksin untuk mengendalikan penularan virus Corona baru (COVID-19) dari banyak pihak sudah dalam pengamatan pemerintah. Saat ini pemerintah sedang menyiapkan tata laksana terkait prioritas penerima vaksin tersebut.

"Pemerintah sedang mempersiapkan master plan-nya," ujar Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dalam diskusi yang disiarkan kanal YouTube BNPB, Kamis (22/10/2020).

Airlangga mengatakan nantinya road map ini akan dibahas pemerintah. Untuk selanjutnya hal itu nantinya dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Road map dan master plan ini akan dibahas di pemerintah dan kemudian dilaporkan kepada Bapak Presiden. Sesudah itu baru kita putuskan di pemerintah siapa yang didahulukan," tuturnya.

Disebutkan, berdasarkan studi WHO, vaksin tahap pertama diprioritaskan untuk garda terdepan COVID-19. Mereka yang berada di garda terdepan di antaranya perawat dan dokter.

"Jadi studi itu memberikan prioritas bahwa tahap pertama diberikan di garda terdepan, yaitu mereka yang bergerak di bidang kesehatan, perawat-dokter," tuturnya.

Selanjutnya, vaksin akan diberikan kepada penegak hukum. Lalu orang yang masuk pada kelompok rentan mendapat giliran berikutnya.

"Berikut terkait dengan penunjangnya termasuk aparat penegak hukum, kemudian tentu periode berikutnya itu masih ada yang terkait dengan mereka yang rentan. Nah, mereka yang rentan itu juga dispesifikasi," ucap Airlangga.

10 Provinsi Ini Jadi yang Pertama Dapat Vaksin Corona

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengungkap ada 10 provinsi yang akan lebih dulu mendapatkan vaksin virus Corona (COVID-19). Ke-10 provinsi ini adalah daerah zona merah Corona.

Dalam diskusi yang ditayangkan kanal YouTube BNPB, Kamis (22/10/2020), Airlangga mendapat pertanyaan soal daerah mana saja yang akan mendapatkan vaksin Corona. Airlangga menyebutkan 10 provinsi yang termasuk dalam zona merah Corona.

"Jadi pertama itu nanti dalam roadmap ataupun vaksinasi nanti akan ditentukan, tapi kan kita ada daerah-daerah merah lah. Itu daerah-daerah yang merah itu yang penularannya terbesar," ungkap Airlangga.

"Sumatera Utara, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan 3 daerah khusus, Aceh, Papua, dan Papua Barat. Itu nanti akan dievaluasi juga nanti terkait dengan efektivitasnya," lanjutnya.

(dwia/dhn)