Tak Cukup Bukti, Laporan Danny Pomanto ke Bawaslu Soal Erwin Aksa Dihentikan

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 13:15 WIB
Wali KOta Makassar, Sulawesi Selatan, Ramdhan Pomanto
Danny Pomanto (Ari Saputra/detikcom)
Makassar -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar menghentikan laporan tim Calon Wali Kota Makassar Ramdhan (Danny) Pomanto soal dugaan pencemaran nama baik dengan terlapor Erwin Aksa. Bawaslu menilai laporan yang dilayangkan Danny tak cukup bukti.

"Ya berhenti di pemeriksaan kedua semalam," kata Komisioner Bawaslu Kota Makassar, Zulfikarnaen, saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (22/10/2020).

Zul mengatakan laporan Danny itu dihentikan karena tidak ada bukti yang cukup kepada Erwin Aksa yang diduga melakukan pelanggaran pidana.

"Itu tidak cukup bukti melanggar pidana pemilihan," ujarnya.

Bawaslu sudah menyampaikan keputusan memberhentikan laporan tersebut kepada pelapor dan terlapor.

"Kita kirimkan (juga) melalui media sosial dan konfirmasi bahwa laporannya statusnya apakah diteruskan atau berhenti," ungkapnya.

Kasus ini bermula ketika kuasa hukum pasangan calon Ramdhan (Danny) Pomanto-Fatmawati Rusdi melaporkan Erwin Aksa ke Bawaslu pada Rabu (14/10) lalu.

Kubu Danny-Fatma menilai pernyataan Erwin yang dikutip di beberapa media massa telah menyerang kehormatan dan dapat merugikan Danny-Fatma yang saat ini sedang mengikuti proses kampanye dalam kontestasi Pilwalkot Makassar.

"Danny selaku calon wali kota merasa kehilangan kepercayaan dan mungkin akan tidak dipilih oleh warga Makassar yang sempat membaca berita dari pernyataan Erwin selaku ketua tim kubu lawan Danny-Fatma," ujar kuasa hukum Danny Pomanto, Ilham, beberapa waktu lalu.

(tfq/nvl)