Detik-detik Longsor Tewaskan 11 Orang di Tambang Batu Bara Sumsel

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 10:37 WIB
Tanah longsor terjadi di area penambangan batu bara tradisional Muara Enim, Sumatera Selatan. Akibatnya ada 11 penambang tanpa izin tewas tertimbun di lokasi.
Tanah Longsor di tambang batu bara Sumsel (Foto: dok. Istimewa)
Muara Enim -

Tanah longsor yang terjadi di kawasan tambang tradisional Muara Enim menimbun 11 penambang hingga tewas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel menjelaskan kronologi insiden maut tersebut.

tanah longsor itu terjadi di Tanjung Agung, Muara Enim, pada Rabu (21/10) pukul 14.00 WIB. Saat itu, kondisi di lokasi baru selesai turun hujan.

Tidak lama setelah hujan reda, 11 pekerja tambang masuk ke lubang kedalaman 20-30 meter. Tanpa peralatan yang memadai, penambang memulai pencarian batu bara.

"Sebelas penambang ini semua masuk sampai ke kedalaman 20-30 meter. Semua tanpa perlengkapan yang cukup, nggak standar," ujar Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori, Kamis (22/10/2020).

Setelah masuk ke area tambang, pekerja kemudian memulai aktivitas seperti biasa. Namun diduga tanah yang basah dan labil mendadak bergerak dan terjadilah longsor.

"Kondisi baru selesai hujan. Mungkin tanah labil bergerak dan longsor. Seluruh pekerja tertimbun di terowongan dan tak bisa menyelamatkan diri," imbuh Ansori.

Tiga jam setelah tertimbun tanah longsor, 11 pekerja akhirnya dapat dievakuasi dengan alat berat. Namun tidak ada satu pekerja pun yang selamat.

"Semua meninggal dunia. Jadi keterangan saksi-saksi memang 11 orang ini semua masuk ke terowongan tambang. Jadi tidak saat kejadian mereka sedang beraktivitas," kata Ansori.

Pada pukul 17.00 WIB, para penambang tewas bisa dievakuasi. Seluruhnya kini sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2