TGPF Belum Temukan Saksi Mata Penembakan Pendeta Yeremia

Tiara Aliya - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 13:57 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md membacakan hasil investigasi TGPF terkait rentetan penembakan di Intan Jaya (YouTube Kemenko Polhukam)
Menko Polhukam Mahfud Md bersama TGPF terkait rentetan penembakan di Intan Jaya (Foto: dok. YouTube Kemenko Polhukam)
Jakarta - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) penembakan Intan Jaya memberikan laporan hasil investigasi kepada Menko Polhukam Mahfud Md. TGPF mengungkapkan belum ada saksi mata yang melihat langsung penembakan Pendeta Yerimia Zanambani.

"Kemudian soal saksi mata, tugas tim ini sangat terbatas waktunya, sehingga kami maksimalkan olah TKP (tempat kejadian perkara) yang dua anggota menjadi korban, kemudian TKP Pendeta Yeremia, kemudian kami datang ke makam almarhum, ke kediaman almarhum," kata Ketua TGPF Benny Mamoto saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Menurut hasil investigasi TGPF, sejauh ini hanya ada saksi mata pascapenembakan Pendeta Yeremia. Untuk saat penembakan, belum ada saksi mata yang melihat secara langsung.

"Nah, sejauh ini, belum ada saksi mata yang melihat langsung kejadian. Yang ada adalah pascakejadian, ketika sang istri nunggu suaminya nggak pulang-pulang, akhirnya ngecek ke kandang babi, ditemukan kondisi itu," tegas Benny.

Namun TGPF belum tahu perkembangan selanjutnya apakah ada saksi mata yang melihat langsung penembakan. TGPF membangun kepercayaan dengan keluarga Pendeta Yeremia untuk perkembangan informasi.

"Jadi, ketika terjadinya peristiwa, kami belum menemukan saksi itu, kita tidak tahu perkembangan berikutnya, karena kita juga setelah membangun trust dengan keluarga dan tokoh-tokoh setempat, mereka juga sepakat ingin memberikan informasi seandainya ada perkembangan, ini kita syukuri," imbuh Benny.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md membentuk TGPF kasus penembakan di Intan Jaya atas permintaan Presiden Jokowi yang merespons surat dari Persekutuan Gereja Injil Indonesia (PGII) atas pembunuhan terhadap Pendeta Yeremia Zanambani pada Sabtu (19/9).

TGPF Intan Jaya juga dibentuk untuk menyelidiki terkait rentetan penembakan yang terjadi di Intan Jaya. TGPF sudah berada di Timika sejak Rabu (7/10). Mereka lalu bergerak ke Sugapa guna mencari fakta-fakta penembakan yang menewaskan 2 anggota TNI, 1 warga sipil, dan 1 pendeta itu.

TGPF: Belum Ada Saksi yang Lihat Langsung Penembakan Pendeta Yeremia:

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/fjp)