Round-Up

5 Fakta Kunjungan PM Baru Jepang ke Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 05:22 WIB
Jokowi bertemu PM Jepang Yoshihide Suga (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Jokowi bertemu PM Jepang Yoshihide Suga (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

4. Jepang Beri Pinjaman RI 50 Miliar Yen

PM Suga menyebut Jepang bersedia membantu Indonesia menangani pandemi COVID-19. Jepang memberikan pinjaman sebesar 50 miliar yen.

Jepang memberikan pinjaman ini untuk membantu Indonesia meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana. Jepang juga mendorong kerja sama terkait peralatan medis.

"Pertama, dengan mempertimbangkan dampak COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia, pada kesempatan ini Jepang telah menetapkan pemberian pinjaman sebagai bantuan fiskal sebesar 50 miliar yen untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana Indonesia. Selain itu Jepang akan mendorong kerja sama terhadap lembaga pengkajian kesehatan di Indonesia melalui pembelian barang dan peralatan medis," tutur Suga.

5. RI dan Jepang Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Lebih lanjut, Suga mengatakan dia dan Jokowi juga sepakat mempererat kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan. Selain itu, keduanya sepakat mengadakan pertemuan two plus two dalam waktu dekat.

"Dan mempercepat pembahasan menuju pengalihan peralatan dan teknologi pertahanan, serta mendorong pengembangan sumber daya manusia termasuk bidang penegakan hukum di laut. Sehubungan dengan isu-isu regional, termasuk Korea Utara dan Laut Tiongkok Selatan, kami sepakat bahwa Jepang dan Indonesia akan bekerja sama secara erat. Selain itu, saya meminta kerja sama Indonesia agar isu penculikan warga Jepang oleh Korea Utara dapat segera diselesaikan," tutur Suga.

Kemudian, Suga mengatakan Jepang juga secara penuh mendukung ASEAN Outlook on the Indo-Pacific yang dipelopori Indonesia. Jepang, kata dia, bertekad untuk berkontribusi dalam perdamaian dan kesejahteraan kawasan guna mewujudkan Indo-Pacific yang bebas dan terbuka.

"Jepang secara penuh mendukung ASEAN Outlook on the Indo-Pacific yang dipelopori di Indonesia untuk diadopsi dan memiliki kesamaan fundamental dengan visi Indo-Pacific yang bebas dan terbuka. Berpijak pada hal ini Jepang akan bekerja sama dalam dengan Indonesia menjelang KTT ASEAN terkait yang akan digelar bulan November mendatang," pungkasnya.


(zap/maa)