Round-Up

5 Fakta Kunjungan PM Baru Jepang ke Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 05:22 WIB
Jokowi bertemu PM Jepang Yoshihide Suga (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Jokowi bertemu PM Jepang Yoshihide Suga (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga. Pertemuan keduanya membahas sejumlah kerja sama yang akan terjalin antara Jepang dan Indonesia.

Suga tiba di Istana Bogor bersama istrinya, Mariko Suga, pukul 16.00 WIB, Selasa (20/10). Kedatangan PM Jepang pengganti Shinzo Abe ini disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Suga mengenakan setelan jas berwarna biru dan bermasker. Sementara itu, sang istri mengenakan setelan berwarna emas.

Kedatangan Suga pun disambut oleh Jokowi dan Ibu Negara Iriana. Jokowi tampak mengenakan setelan berwarna biru dan masker hitam. Sedangkan Iriana mengenakan kebaya.

Jokowi mengatakan kunjungan ini bertujuan memperkokoh kerja sama antara Indonesia dan Jepang. Jokowi juga mengatakan ini merupakan kunjungan Suga pertama setelah dilantik September lalu.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya dan seluruh rakyat Indonesia, sore hari ini dapat menyambut kedatangan PM Jepang yang baru Yang Mulia Yoshihide Suga beserta seluruh delegasi. Kunjungan ke Indonesia adalah bagian dari rangkaian kunjungan pertama PM Suga setelah dilantik sebagai Perdana Menteri bulan September yang lalu. Hal ini menunjukkan arti penting Indonesia dan kawasan Asia Tenggara dan ini juga merefleksikan komitmen bersama untuk memperkokoh kemitraan strategis antara Jepang dan Indonesia," kata Jokowi saat membuka sesi konferensi pers.

Jokowi mengungkapkan ada sejumlah kerja sama yang dibahas dalam pertemuannya dengan Suga. Salah satunya adalah kerja sama mengenai pengelolaan pandemi COVID-19 hingga kerja sama keamanan dan pertahanan dua negara.

Berikut 5 fakta pertemuan PM Suga dan Presiden Jokowi di Istana Bogor:

1. Pertemuan Bahas Kerja Sama Terkait COVID-19

Jokowi sedikit kilas balik sejumlah bantuan Jepang untuk Indonesia. Salah satunya saat evakuasi 69 ABK dari Kapal Diamond Princess di Yokohama.

Jokowi juga menyambut baik kerja sama baru antara Jepang dengan Indonesia terkait penanganan pandemi Corona (COVID-19). Jokowi juga mendorong pembentukan ASEAN Centre for Public Health Emergencies and Emerging Diseases.

"Sejak awal pandemi, Jepang merupakan mitra penting Indonesia dalam mitigasi pandemi, termasuk evakuasi 69 ABK dari Kapal Diamond Princess di Yokohama. Dan saya menyambut baik telah ditandatanganinya memorandum kerja sama kesehatan antara Indonesia dan Jepang pada 19 Oktober yang lalu. Indonesia menghargai komitmen dan kontribusi Jepang dalam pembentukan ASEAN COVID-19 Response Fund. Saya juga mengajak Jepang memperkuat tata kelola kesehatan di kawasan untuk menghadapi pandemi di masa yang akan datang termasuk pembentukan ASEAN Centre for Public Health Emergencies and Emerging Diseases," papar Jokowi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3