Pemprov DKI Angkut 2,1 Ton Sampah Sisa Demo Tolak Omnibus Law 20 Oktober

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 23:14 WIB
Sampah berserakan di ruas jalan di sekitar kawasan Patung Kuda seusai aksi unjuk rasa membubarkan diri
Petugas membersihkan sampah bekas demo di sekitar Bundaran HI (Dedy Istanto)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membersihkan sampah sisa demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di beberapa titik. Terkumpul sebanyak 2,1 ton sampah sisa aksi demonstrasi hari ini.

"Begitu massa mulai membubarkan diri petugas langsung gerak cepat mengangkut sampah sisa aksi penyampaian pendapat yang ada di jalan, trotoar, dan JPO. Total 2,1 ton sampah kami angkut," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Andono Warih, dalam keterangannya, Selasa (20/10/2020).

Sebanyak 24 unit armada kebersihan dikerahkan untuk mengangkut sampah, yang terdiri dari tiga unit truk sampah tiper, sembilan unit truk sampah anorganik, enam unit penyapu jalan otomatis (road sweeper), dan enam unit pikap.

Petugas melakukan pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, dan Jalan Abdul Muis.

Andono Warih menyebut hujan turun saat petugas membersihkan sampah. Namun, petugas mampu bekerja cepat sehingga tidak terjadi genangan.

"Kami langsung tangani secepatnya supaya sampah tidak menimbulkan genangan air karena saluran dan tali-tali air tersumbat," kata Andono.

(aik/zak)