Bantuan Banjir Diprioritaskan untuk 8-13 Daerah
Kamis, 19 Jan 2006 14:18 WIB
Jakarta - Jakarta optimistis mampu mengantisipasi banjir tahun ini. Pemprov DKI mengaku telah belajar banyak dari banjir besar tahun 2002. Namun kalau kewalahan, bantuan akan diprioritaskan untuk 8-13 daerah.Hal itu disampaikan Sekretaris Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (Satkorlak PBP) Harianto Badjuri usai apel kesiapsiagaan apel penanggulangan banjir di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2006). Sebenarnya Jakarta mempunyai 78 titik rawan banjir. Badjuri menjelaskan, prioritas harus dilakukan karena ada keterbatasan. Daerah yang menjadi prioritas adalah daerah yang paling rawan. "Meskipun sekarang tidak terkena banjir besar, 8-13 itu sering ada genangan air yang berpotensi menimbulkan banjir bila hujan lebat," kata Badjuri yang juga menjabat Kepala Dinas Trantib dan Linmas DKI itu. Menurut Badjuri, 8-13 daerah yang diprioritaskan itu antara lain Kampung Melayu, Bidaracina, Petamburan, Bukit Duri, Manggarai dan IKPN Bintaro. Namun meski 8-13 daerah diprioritaskan, hanya tiga wilayah yang dijadikan pusat seluruh peralatan penanggulangan banjir. Ketiga wilayah itu yaitu Kampung Melayu, Bidaracina dan Cawang.
(iy/)











































