DKI Siap Perang Hadapi Banjir

DKI Siap Perang Hadapi Banjir

- detikNews
Kamis, 19 Jan 2006 13:12 WIB
Jakarta - Banjir di depan mata, DKI Jakarta sudah siap perang. Dana Rp 500 miliar siap digelontorkan, 4.500 personel disiagakan, 78 titik rawan banjir diawasi, pintu air dimonitor, posko kesehatan, logistik, dan tempat evakuasi telah tersedia."Dana tidak masalah. You bayangkan, dana cadangan APBD kita Rp 500 miliar lebih. Itu kita persiapkan untuk kondisi darurat termasuk menanggulangi banjir," ujar Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso usai acara Talkshow Jakarta Megapolitan di Romeo Resto and Bar, Jakarta, Kamis (19/1/2006).Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso, menjelaskan, tadi pagi dirinya baru saja memeriksa kesiapan personel dan logistik untuk menghadapi banjir. Ada 78 titik rawan banjir yang kini diawasi, sementara pintu-pintu air selalu dimonitor setiap saat."Logistik dan tempat evakuasi sudah kita siapkan di 78 titik itu, termasuk posko kesehatan," imbuh orang nomor satu di Jakarta ini.Menurutnya, Jakarta sulit mengatasi banjir karena ada 13 sungai yang mengalir ke Jakarta. Sungai-sungai itu harus dikendalikan dengan membangun situs penampungan air, antara lain di Bogor, Ciawi dan Depok. "Ini untuk mengurangi kapasitas air bila terjadi curah hujan tinggi," katanya.Dalam perencanaan jangka panjang, Sutiyoso tetap mengandalkan proyek Banjir Kanal Timur (BKT). Rencananya Pemprov DKI hanya akan membebaskan lahan yang ditargetkan selesai tahun 2007. "Tugas pemerintah pusat untuk membangun fisiknya," tandas Sutiyoso. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads