Satgas Kini Umumkan Kasus COVID Mingguan Pakai Ranking, Ini Cara Membacanya

A. Prasetia - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 16:37 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. (Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah menyampaikan cara baru dalam mengumumkan perkembangan kasus positif, kasus sembuh, dan kasus meninggal akibat virus Corona (COVID-19) dengan sistem peringkat. Data mingguan di 34 provinsi kini ditampilkan keseluruhan.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan biasanya perkembangan kasus COVID-19 mingguan hanya ditampilkan per lima provinsi. Begitu juga dengan kasus kesembuhan dan kasus meninggal.

"Biasanya kami hanya menyampaikan dari lima besar dengan penambahan serta persentase kasus aktif, sembuh, dan meninggal tertinggi di tingkat provinsi. Kali ini kami akan menyampaikan dalam bentuk ranking atau peringkat dari penambahan kasus positif, kasus sembuh, dan kasus meninggal di 34 provinsi di Indonesia," ujar Wiku dalam konferensi pers secara virtual di saluran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (20/10/2020).

Data yang ditampilkan adalah perbandingan selama dua pekan, misalnya tanggal 4 Oktober, 11 Oktober, dan 18 Oktober. Di sini juga dijelaskan maksud dari warna yang ditampilkan. Begini penjelasan Wiku.

"Seperti yang dapat dilihat, kami memberi warna hijau muda untuk provinsi dengan peringkat cukup stabil baik, merah muda untuk provinsi dengan provinsi cukup stabil kurang baik, hijau tua untuk provinsi dengan perkembangan signifikan ke arah yang baik, merah tua untuk provinsi dengan perkembangan signifikan ke arah yang kurang baik," ujar Wiku.

Peringkat kasus COVID mingguanPeringkat kasus COVID mingguan lewat tabel ranking. (Foto: dok. KPCPEN)

Adapun angka-angka yang ditampilkan dalam tabel ada peringkat secara nasional. Misalnya untuk kasus positif COVID-19, Sumut ada di peringkat 18 (4 Oktober), peringkat 20 (11 Oktober), dan peringkat 21 (18 Oktober). Sumut mendapat label hijau muda, yang menunjukkan 'cukup stabil baik'.

"Untuk kasus positif dan meninggal, semakin tinggi peringkat, perkembangannya semakin kurang baik," kata Wiku.

Peringkat kasus COVID mingguanPeringkat kasus COVID mingguan di Sumatera. (Foto: dok. KPCPEN)

"Sedangkan untuk kasus sembuh, semakin tinggi peringkat, perkembangannya semakin baik. Pada kasus positif terlihat terdapat provinsi berada di provinsi cukup stabil baik. Artinya, kasus positif mingguan masih dapat dikendalikan dengan baik sehingga peringkatnya dapat ditekan agar di bawah 20," kata Wiku.

Tonton video 'Sosialisasi Protokol Kesehatan, Walkot Bandung Blusukan ke Pasar':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/gbr)