Libur Panjang Maulid Nabi, Begini Skema Pengamanan Mudik Korlantas Polri

Kadek Melda - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 15:59 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Jakarta -

Korlantas Polri menyiapkan pengamanan dalam rangka libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pada pekan depan. Pengamanan juga dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Sebagaimana yang rekan-rekan telah ketahui bersama bahwa akhir bulan Oktober ini akan ada agenda libur panjang yang juga bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi umat muslim. Terkait hal tersebut Korlantas Polri telah menyiapkan rencana pengamanan dalam kegiatan Kamseltibcarlantas dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Selasa (20/10/2020).

"Selain itu, Polri juga melaksanakan rapat lintas instansi dengan lembaga dan departemen terkait dalam rangka antisipasi adanya pemudik ataupun masyarakat yang memanfaatkan hari libur panjang ini untuk berekreasi, berbelanja," lanjutnya.

Ramadhan menuturkan puncak mudik diprediksi terjadi pada Selasa (27/10) pekan depan. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Sabtu (31/10) mendatang.

"Untuk mudik diperkirakan akan terjadi selama sepekan dari tanggal 27 Oktober sampai dengan 2 November 2020, di mana puncak arus mudik akan dimulai sejak hari Selasa, tanggal 27 Oktober 2020, pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Rabu tanggal 28 Oktober pukul 24.00 WIB. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2020 pukul 24.00 WIB sampai dengan hari Senin tanggal 2 November 2020 pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Untuk kenyamanan para pemudik, Korlantas Polri juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dengan menerapkan contraflow hingga pengaturan di gerbang tol dan penyeberangan kapal. Berikut ini langkah antisipasi yang dilakukan Korlantas Polri:

1. Penerapan contraflow di jalan tol Jakarta-Cikampek dan pembatasan truk sumbu tiga ke atas untuk tidak melalui jalan tol.
2. Pengaturan di rest area dengan cara buka-tutup.
3. Pengaturan di gerbang tol dengan memperbanyak petugas card reader.
4. Pengaturan di penyeberangan Kapal ASDP.

Sebanyak 160.916 personel aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan libur panjang Maulid Nabi. Adapun rinciannya 94.170 personel Polri, 24.448 personel TNI, dan unsur terkait 42.298 personel.

Selain itu, terdapat 645 Pos Keamanan dan Pos Terpadu yang disiapkan. Pos pengamanan difokuskan di jalur tol, rest area, jalur arteri, lokasi wisata, dan jalur alternatif ataupun tempat penyeberangan ASDP.

(knv/knv)