Meski Dieksekusi, David Tidak Tidur di Rutan Salemba
Kamis, 19 Jan 2006 12:21 WIB
Jakarta -
Meski telah dieksekusi, koruptor kakap David Nusa Wijaya ternyata tidak merasakan pengapnya sel Rutan Salemba di malam hari. Sebab pukul 19.00 WIB, Rabu 18 Januari, David dibon alias dipinjam Mabes Polri. Hingga pukul 11.30 WIB, ia belum beranjak dari ruang Bareskrim.Artinya, semalam David tidak tidur di sel Rutan Salemba yang pengap, tapi di ruang tahanan Mabes Polri.Hal ini diakui Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (19/1/2006). Namun Polri membantah memindahkan David."Tidak dipindah, tapi dia dibon dari Salemba sampai penyelidikan selesai," kata Anton. David dieksekusi ke Rutan Salemba pada Rabu sore pukul 16.00 WIB.Dia menjelaskan, pemeriksaan terhadap David untuk mengetahui keberadaannya selama di luar negeri. "Ke mana saja, apa yang dilakukan, siapa yang bantu dia, dan kenapa dia bisa melarikan. Ini yang jadi materi pemeriksaan," ungkap Anton.Pemeriksaan juga untuk menginventarisir kerugian negara dari korupi yang dilakukan David yang menyalahgunakan BLBI senilai Rp 1,291 triliun. "Kita bisa mendapatkan keterangan-keterangan lain dan aset-aset yang bisa kita sita," katanya.Mengenai target Polri dalam pengejaran koruptor kakap lainnya, Edy Tansil, yang juga merugikan negara triliunan rupiah, Anton minta bantuan masyarakat untuk melaporkan keberadaannya."Kita sudah keluarkan red notice untuk jaringan kepolisian di dalam dan di luar negeri. Masyarakat laporkan saja bisa mengetahui keberadaan koruptor-koruptor itu," katanya.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































