Di HUT Golkar, Doni Monardo: COVID-19 Bukan Konspirasi

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 13:53 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo
Foto: Golkar
Jakarta -

Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo mengatakan penanganan dan pencegahan pandemi virus Corona membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Penerapan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) dan pemahaman masyarakat akan bahaya COVID-19 menjadi kunci untuk keluar dari situasi pandemi.

Hal itu disampaikan Doni Monardo saat menjadi pembicara dalam webinar series secara virtual yang diselenggarakan Partai Golkar di Jakarta bertema 'Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit, Pilkada Menang'.

"COVID-19 bukan rekayasa apalagi konspirasi. Persoalannya saat ini terhadap COVID-19 masih ada masyarakat yang tidak percaya mengenai pandemi COVID-19," jelas Doni dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2020).

Menurut Doni, kondisi tersebut menjadi tantangan seluruh pihak untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat untuk bisa memahami bahaya COVID-19 itu nyata.

"Kita harus terus bergerak memberikan pencerahan dan penjelasan mengenai COVID-19, karena COVID-19 bagaikan 'malaikat pencabut nyawa' bagi orang lanjut usia," terang Doni.

Pada kesempatan itu, Doni yang juga menjabat Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengapresiasi segala usaha yang dilakukan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang sudah bekerja keras dengan menteri-menteri lainnya sehingga saat ini tren kasus COVID-19 menurun.

"Tapi saat ini ada kekhawatiran baru, presiden mengingatkan akan adanya lonjakan kasus akibat libur panjang," sambung Doni.

Doni mengingatkan, selain penerapan 3M, perlu peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Jadi tingkatkan iman, keamanan, imun dan menjaga hati tetap bahagia. Selain itu kita juga harus bisa bersabar dengan mematuhi apa yang ditetapkan pemerintah," pesan Doni.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang juga hadir dalam webinar tersebut memaparkan tren COVID-19 di wilayahnya menurun dibandingkan bulan lalu. Saat ini, kata Zaki, Kabupaten Tangerang berada pada zona orange atau zona dengan tingkat penularan sedang jika dihitung dari 14 indikator kesehatan masyarakat.

Meskipun tren penyebaran COVID-19 di Tangerang menurun, Zaki mengatakan di tanggal 22 September 2020 terjadi lonjakan kasus tertinggi sejak awal maret. Hari itu didapati sebanyak 64 kasus dan ditemukan dua klaster baru, yaitu klaster pesantren dan klaster unjuk rasa.

"Karena klaster unjuk rasa 1-2 minggu ke depan kami prediksikan kasus akan kembali naik dan kami siapkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ke depan," imbuh Zaki.

Sementara itu Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan pihaknya melakukan hal yang sama dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 seperti wilayah lainnya. Pemkab Luwu Utara mengimbau masyarakat untuk menaati protokol kesehatan dan mengedukasi bahaya COVID-19.

"Penanganannnya sebenarnya sama dengan Kabupaten Tangerang, namun bedanya hanya lokasi geografis dan kehidupannya. Kalau di Luwu kan agraris sedangkan Kabupaten Tangerang urban," sambung Indah.

Ia menyampaikan saat pandemi aktivitas perekonomian seperti perkebunan dan perikanan di wilayahnya tidak mengalami kendala dan masih terus dijaga pergerakannya.

"Kami bersyukur pandemi ini tidak berdampak di sektor ekonomi, produktivitas perkebunan dan perikanan tetap stabil. Bahkan aktivitas pasar belum kami lakukan penutupan," ulas Indah.

Sementara itu, Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Piether mengatakan penguatan laboratorium regional di daerah perlu ditingkatkan agar dapat melakukan pemeriksaan RT-PCR

"Dukungan fasilitas untuk rumah sakit umum daerah SOE untuk ruang isolasi tekanan negatif (RITN) dan dukungan anggaran untuk mendukung kesiapan masyarakat dalam menghadapi new normal atau adaptasi COVID-19 juga diperlukan," ujar Piether.

Sebagai informasi webinar series secara virtual ini merupakan salah satu rangkaian acara dari HUT Partai Golkar ke-56. Berlangsung di tanggal 20-21 Oktober 2020, Webinar HUT Partai Golkar ke-56 mengangkat topik utama seputar kesehatan, pemulihan ekonomi, teknologi digital, dan pilkada

"Diskusi webinar akan menghadirkan narasumber dalam negeri dan mancanegara dari berbagai bidang profesi, mulai dari pemerintah pusat, DPR, pemerintah daerah serta tokoh masyarakat," kata Ketua Panitia Penyelenggara HUT Partai Golkar ke-56 Agus Gumiwang Kartasasmita.

Agus berharap hasil dari diskusi webinar series ini bisa menjadi bagian dari kontribusi Partai Golkar dalam memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah dan seluruh stakeholder di masyarakat dalam upaya percepatan penanganan pandemi COVID-19 serta pemulihan ekonomi nasional.

(ega/ega)