Tabloid Syur Seceng Disuka Pengecer dan Konsumen

Tabloid Syur Seceng Disuka Pengecer dan Konsumen

- detikNews
Kamis, 19 Jan 2006 12:07 WIB
Jakarta - Tabloid syur yang tidak laku-laku, diobral Rp 1.000 atau seceng. Tabloid harga seken ini disuka pengecer maupun konsumen."Yang paling untung itu tabloid yang sudah lama, misalnya yang sudah 2-3 bulan. Dari agen paling Rp 400-Rp 500. Kita jualnya Rp 1.000 dan biasanya banyak peminatnya karena murah!" cetus Parno, pedagang koran yang baru sebulan berjualan di sekitar terminal keluar Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (19/1/2006).Tabloid panas yang dijual Parno adalah Dugem, Boss, dan Expose. "Tergantung stok di agen," kata pria 25 tahun ini kepada detikcom. "Yang paling laku Dugem," imbuhnya.Konsumen Dugem dkk kebanyakan orang dewasa, namun biasanya mereka lihat-lihat dulu. "Kadang-kadang kita kesel juga ada yang cuma liat-liat doang," gerutunya.Setiap hari, tabloid Dugem jualan Parno rata-rata laku 3 eksemplar. Harga jualnya Rp 3.000, sedangkan dari agen Rp 2.300-Rp 2.400 "Paling untung cuma Rp 600-Rp 700," ceritanya. Karena itulah Parno lebih suka menjual tabloid lher yang sudah out to date karena modalnya sedikit, tapi untungnya lumayan.Parno juga mengaku mendengar majalah Playboy akan terbit dan tertarik menjualnya. "Wah kalau ada, kita bisa untung banget. Biasanya kalau majalah kita bisa untung 20-30 persen dari harga bandrol," akunya.Parno menceritakan, banyak orang yang bertanya soal majalah lisensi dari AS itu padanya. "Udah banyak yang tanya, tapi kan belum keluar. Karena masih ada pro-kontra penerbitan tersebut," jelas Parno. (nrl/)


Berita Terkait