5 Penambang Emas Ditemukan Tewas di Tambang Ilegal Bulungan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 11:18 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Foto: Ilustrasi garis polisi. (Rachman Haryanto-detikcom)
Tarakan -

Sebanyak lima orang penambang emas ditemukan tewas di tambang ilegal blok Nipah-Nipah, Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Bulungan, Kalimantan Utara. Kelimanya diduga terkena longsoran tanah.

"Tiga korban ditemukan pada Senin malam (19/10) kemudian dibawa ke Puskesmas Sekatak, kondisi meninggal dunia akibat longsoran tanah di dalam lobang di lokasi Nipah-Nipah Desa Sekatak," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Utara AKBP Budi Rachmat melalui pesan singkat yang diterima di Tarakan, seperti dilansir Antara, Selasa (21/10/2020).

Adapun tiga korban yang dibawa ke Puskesmas Sekatak yakni Arfa (23) warga Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Lalu, Ichsan (20) warga Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan dan Muhamad Fuad (25) warga Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Kemudian pada hari Selasa (20/10) sekitar pukul 01.00 Wita juga telah dievakuasi dari dalam lobang tambang dua orang korban tewas dan langsung dibawa ke Puskesmas Sekatak. Keduanya yakni Yusuf Acco (26) warga Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara dan Suryadi (20) warga Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

Kelima orang korban telah divisum di Puskesmas Sekatak. Pihak keluarga akan memulangkan jenazah ke kampung halaman masing-masing di Sulawesi Selatan.

"Evakuasi korban dari dalam lobang berjalan aman," kata Budi.

(idh/idh)