Jokowi Pimpin Rapat Virtual di Istana Bogor

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 10:27 WIB
Presiden Jokowi buka-bukaan soal UU Cipta Kerja.
Presiden Jokowi (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini berkegiatan di Istana Kepresidenan Bogor. Jokowi memimpin sejumlah rapat terbatas secara virtual.

Rapat pertama terkait Perkembangan Persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Rapat ini disiarkan secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada pukul 09.00 WIB, Selasa (20/10/2020).

"Di Bogor. Rapat terbatas," ujar Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono kepada wartawan.

Dalam rapat terbatas itu, Jokowi meminta laporan perkembangan kesiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Piala Dunia U-20 itu rencananya digelar pada Mei dan Juni 2021 di Indonesia.

"Untuk itu saya minta laporan update terkait dengan kesiapan, terutama terkait dengan kesiapan stadion utama dan stadion pendukung di 6 kota yang telah ditunjuk. Dan pada rapat yang lalu kita sudah memilih 6 provinsi sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan, yaitu di DKI Jakarta, di Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, dan Provinsi Bali," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta laporan dari PSSI terkait kesiapan tim nasional (timnas) yang akan mengikuti Piala Dunia U-20 nanti. Jokowi meminta kesiapan protokol kesehatan di Indonesia mampu meyakinkan para peserta Piala Dunia U-20 bahwa kedatangan mereka akan aman dari penularan virus Corona (COVID-19).

"Dan saya juga ingin mendapatkan laporan dari PSSI mengenai kesiapan timnas yang akan berlaga dalam Piala Dunia U-20. Dan yang terakhir ini, yang paling penting, kita harus meyakinkan bahwa Indonesia telah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga sangat aman untuk dikunjungi dan dijadikan tempat untuk penyelenggaraan U-20 2021. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan," tutur Jokowi.

Sementara hari ini Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana kembali melakukan aksi demonstrasi menuntut pencabutan omnibus law UU Cipta Kerja. Demo akan dilakukan hari ini dan polisi mengatakan mahasiswa akan berkumpul di patung kuda, Jakarta Pusat.

"Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020, pukul 13.00 WIB, dengan estimasi massa aksi sebanyak 5.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia," kata Koordinator Pusat BEM SI, Remy Hastian Putra Muhammad Puhi, lewat siaran pers tertulis, Senin (19/10).

Menanggapi akan adanya aksi demonstrasi hari ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md bicara mewanti-wanti soal adanya penyusup yang mencari martir saat demo. Mahfud menyebut kemungkinan adanya penyusup ini sudah diantisipasi aparat penegak hukum.

"Saya ingatkan bahwa bukan tidak mungkin di antara para pengunjuk rasa itu ada penyusup yang ingin mencari martir, mencari korban yang kemudian ditudingkan ke aparat," kata Mahfud melalui video YouTube Kemenko Polhukam, kemarin malam.

(aud/mae)