Korban SUTET:
Tangkap Dirut PLN & Anteknya
Kamis, 19 Jan 2006 11:53 WIB
Jakarta - Lima orang korban SUTET yang melakukan aksi mogok makan mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat. Mereka mendesak KPK menangkap pelaku korupsi di tubuh PLN.Lima peserta mogok makan korban SUTET yang datang ke KPK, Kamis (19/1/2006) adalah Tarman, Jajang, Romly, Manisa, dan Saodah. Mereka tiba di KPK dengan menggunakan gerobak yang didorong oleh 15 rekan meereka yang berasal dari aktivis Solidaritas Aksi Korban SUTET Indonesia (Saksi).Masing-masing gerobak dipasang poster yang antara lain bertuliskan: "KPK Tolong Tangkap Dirut PLN dan Anteknya yang Terlibat Korupsi Dana SUTET," "KPK Seret Sekarang Juga Tikus Korupsi di PLN," "KPK Tangkap dan Usut Menteri ESDM Tahun 1996-1997 Sekarang Juga untuk Tegakkan Keadilan di Negeri ini."Menurut kuasa hukum Saksi, Sangap Surbakti, kedatangannya untuk kedua kalinya ke KPK atas dasar undangan KPK. "Pada pekan lalu kami hanya memberikan laporannya saja dan kali ini kami diminta untuk memberikan berkas data korupsi di tubuh PLN," ujarnya.Dalam orasinya, mereka juga sempat mengancam KPK. Jika KPK tidak mengusut kasus korupsi di PLN, mereka akan melakukan aksi mogok makan di gedung KPK.Aksi ini selesai sekitar pukul 11.15 WIB. Para korban SUTET pun kembali menuju Posko SRI di Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat.
(san/)











































