Minta Suaka, Puluhan Warga Papua Tiba di Australia
Kamis, 19 Jan 2006 11:50 WIB
Jakarta -
Lebih dari 40 warga Papua tiba di pantai terpencil di sebelah utara Queensland, Australia. Para pencari suaka itu meninggalkan Papua beberapa hari lalu dengan menaiki sebuah kapal.Kapal berbendera Papua tersebut berlabuh di Janey Creek, pada Rabu (18/1/2006) waktu setempat. Kapal tradisional sepanjang 25 meter itu juga mengangkut sejumlah aktivis kemerdekaan Papua.Sejumlah banner dipasang di kapal tersebut. "Selamatkan jiwa rakyat Papua dari intimidasi pemusnahan suku dan dari teroris militer pemerintah Indonesia," demikian bunyi salah satu banner, seperti diberitakan The Australian, Kamis (19/1/2006).Para pencari suaka itu terdiri dari 36 orang dewasa dan 7 anak-anak. Menurut para petugas imigrasi Australia, ini merupakan ketiga kalinya para pencari suaka Papua berlabuh di dataran Australia dalam empat tahun terakhir.Menurut pengurus Asosiasi Papua Barat Australia Louise Byrne, puluhan orang itu meninggalkan Merauke pada pekan lalu. Menurut Byrne, mereka kabur dari Papua karena takut dipenjara atau bahkan disiksa karena mengetahui urusan pemerintah."Saya harap pemerintah Australia mengakui orang-orang ini sebagai pengungsi politik," ujar Byrne.Sebelumnya sempat timbul kekhawatiran bahwa para manusia perahu itu tersesat di lautan. Karena itu, Menteri Imigrasi Australia Amanda Vanstone mengatakan, dirinya senang karena kapal itu telah ditemukan.Belum jelas bagaimana nasib para pengungsi itu nantinya. Mereka baru saja diangkut dengan bus ke kota pertambangan Weipa.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
