Gila! Tabloid Syur Lokal Cuma Dijual Seceng

Gila! Tabloid Syur Lokal Cuma Dijual Seceng

- detikNews
Kamis, 19 Jan 2006 09:41 WIB
Jakarta - Demam Playboy menyulut perhatian pada tabloid-tabloid syur lokal yang selama ini beredar bebas di pasaran. Tabloid lher ini cukup laku, apalagi cuma dijual seceng alias seribu rupiah! Harga supermiring yang anak SD pun sanggup membelinya.Esti, sebut saja begitu, adalah seorang penjual koran di lajur 4 Terminal Blok M, Jakarta Selatan. Dia sudah 3 tahun mengais rezeki dari berjualan koran dengan membuka lapak kecil, setelah sebelumnya 'berkarier' sebagai loper keliling. Dagangannya antara lain tabloid panas lokal."Saya setiap hari jualan yang kayak gini," kata Esti sambil menunjuk dagangannya. Tabloid aduhai itu antara lain Expose dan Boss. "Harganya Rp 1.000. Ini harga seken, karena masa waktunya sudah habis 2-3 bulan yang lalu," jelas Esti pada detikcom, Kamis (19/1/2006).Tabloid bekas yang masih gres itu diambil dari agen Rp 600 hingga Rp 700/eksemplar. Dalam sehari, Esti bisa menjual 10-15 eksemplar. "Jadi untungnya sekitar Rp 300 x 10, kira-kira Rp 3.000," tutur Esti. Keuntungan yang tidak terlalu banyak. Namun bagi Esti, itu sudah cukup lumayan. "Kalau cuma koran biasa, nggak bisa dapet untung," jawab perempuan 30 tahun ini sambil tersenyum.Dari tabloid syur yang dijualnya, yang paling laris adalah Expose. "Nggak tahu kenapa ya," kata Esti.Konsumennya kebanyakan adalah pria muda. "Kalau pelajar ada sih,tapi jarang," ungkapnya.Ditanya soal rencana Playboy Indonesia yang hendak terbit, Esti ingin juga menjualnya. "Pasti menguntungkan kalau bener ada. Tapi modalnya nggak ada," keluhnya.Jika Anda terbiasa naik bus dari Blok M, bukan pemandangan aneh penjual koran mengobral tabloid sensual situ seharga seceng. "Bacaan pria dewasa, seribu! Seribu!" begitu teriakan para penjual.Sejumlah konsumen, lazimnya kaum pria, ada beberapa yang membelinya. Tapi ada juga yang sungkan pada tetangga-tetangga bangkunya. Gambar di tabloid-tabloid itu sungguh menantang. Tentunya Anda pun sering menemuinya di lapak-lapak koran di pinggiran jalan. (nrl/)


Berita Terkait