Polisi: Penghina Moeldoko Sudah Beberapa Kali Lakukan Penghinaan di FB

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 13:35 WIB
Poster
Ilustrasi media sosial (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Muhammad Basmi ditangkap Bareskrim Polri karena diduga menghina Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, lewat posting-an akun Facebook-nya. Ini ternyata bukan kali pertama Basmi mengunggah postingan bernada hinaan.

"Ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh yang bersangkutan. Yang bersangkutan sudah beberapa kali melakukan postingan serupa di akun Facebooknya," ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi, kepada detikcom, Minggu (18/10/2020).

Dalam unggahannya di Facebook, Basmi mem-posting link berita sambil menuliskan hinaan ke Moeldoko. Begini posting-an Bahmi.

"SOUNDNICE ITU MENIPU CONSCIOUSNESS. A** Ku** MOELDOKO hanya kumpulan Mantan Jendral bermentalitas sebagai KOMPRADOR dan KOLABORATOR ASING. Salam MUHAMMAD FB (BEN)," demikian bunyi posting-an Basmi.

Basmi juga sempat mengunggah tulisan terkait 'Joko Vidodo'. Menurut dia, sudah banyak masyarakat yang tidak percaya dengan 'Joko Vidodo'.

Selain itu, Basmi juga sempat mengomentari video wawancara Menaker Ida Fauziyah yang dianggap menggiring sehingga substansi pertanyaan menjadi abu-abu. Basmi juga menyinggung mentalitas menteri Presiden Jokowi sebagai kacung global.

Bareskrim Polri kemudian menangkap Basmi di rumah indekos di kawasan Koja, Jakarta Utara. Penangkapan itu dilakukan pukul 05.10 WIB pagi tadi.

Basmi dijerat dengan tindak pidana Ujaran kebencian (SARA) Pasal 28 ayat 2 UU ITE, dan atau penghinaan Pasal 207 KUHP. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit HP, satu SIM card, dan satu akun Facebook Muhammad Basmi.

Tonton juga 'Ini Alasan Mengapa UU ITE Disebut-sebut Sebagai "Pasal Karet"':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/fjp)