Dosen UGM Anggota TGPF Intan Jaya yang Ditembak KKB Masih Dirawat di RSPAD

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 15:07 WIB
Letjen TNI, Tri Soewandono
Letjen TNI Tri Soewandono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) yang juga anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Bambang Purwoko, menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu. Bambang telah dua kali dioperasi dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

"Untuk perkembangan Pak Bambang Purwoko, beliau sudah dioperasi, kemudian proyektilnya sudah diambil, bahkan dua kali operasi karena ada serpihan-serpihan yang mengenai urat, sekarang masih di RSPAD," kata Sekretaris Menko Polhukam Letjen Tri Soewandono saat konferensi pers yang disiarkan secara daring, Sabtu (17/10/2020).

Selain Bambang, Tri menyampaikan kondisi terkini Sersan Satu (Sertu) Faisal, yang juga menjadi korban penembakan. Tri mengungkapkan kondisi Sertu Faisal sudah membaik dan masih menjalani perawatan.

"Sersan Satu Faisal juga sudah membaik sekarang, sedang ada penyembuhan ataupun perawatan di RSPAD," ungkapnya.

"Dan kita sama-sama berdoa semoga dalam waktu dekat bisa keluar dari RSPAD untuk melaksanakan istirahat di rumah sambil melaksanakan berobat jalan," lanjutnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menko Polhukam Rizal Mustary menyampaikan setiba di Jakarta, tim TGPF Intan Jaya langsung membesuk kedua korban penembakan. Dikatakan Rizal, Menko Polhukam Mahfud Md juga sebelumnya menjenguk keduanya.

"Tim, ketika landing di Jakarta, langsung besuk. Pak Benny dan rombongan ke RSPAD. Sebelumnya, Menko Polhukam juga besuk langsung dua orang itu. Jadi Kemenko Polhukam memantau sangat serius setiap perkembangan," imbuhnya

Diberitakan sebelumnya, TGPF Penembakan di Intan Jaya, Papua, ditembaki KKB. Penembakan terjadi setelah tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait rentetan penembakan yang terjadi di Intan Jaya, Kamis (9/10).

"Penghadangan oleh KKB setelah melaksanakan olah TKP di Hitadipa menuju Sugapa," kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa kepada wartawan, Jumat (9/10).

Inilah Temuan TGPF dalam Kasus Pembunuhan Pendeta di Intan Jaya:

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)