Polisi Ungkap Motif Dukun 'Corona' Cabuli 10 Wanita di Tangerang

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 08:49 WIB
ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi (Luthfy Syahban/detikcom)
Tangerang -

Polisi mengungkap alasan Sukardi, dukun cabul di Tangerang, yang mengaku bisa menyembuhkan pasien dariCorona. Pihak kepolisian menyebut keahlian mengobati pasien Corona hanya akal-akalan pelaku untuk mendapatkan keuntungan.

"Hasil penyelidikan saya itu hanya modus, hanya akal-akalan dia untuk menarik situasi begini untuk menambah income dia. Makanya mengaku bisa obati COVID-19," kata Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali Hariyono saat dihubungi, Jumat (16/10/2020).

Zazali mengungkapkan sejauh ini sudah ada 10 wanita yang menjadi korban pencabulan Sukardi. Dia menyebut sesungguhnya Sukardi tidak memiliki keahlian apa pun di bidang pijat-memijat.

"Sebenarnya dia sopir angkot dia itu, nggak ada keahlian di bidang pijat-memijat dan bidang kesehatan," ucapnya.

Kasus ini terkuak setelah seorang korban melapor ke ketua RT. Berdasarkan informasi ketua RT, ternyata saat itu sudah ada enam korban lainnya yang dicabuli oleh pelaku.

Pelaku mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati segala macam jenis penyakit, termasuk Corona. Para korban dipungut bayaran Rp 200-300 ribu.

Dengan dalih melakukan pengobatan dengan cara memijat korban, pelaku malah mencabuli korban. Korban juga disuruh membuka pakaian dan melakukan ritual mandi air rendaman beras hingga pelaku melancarkan aksinya.

Sukardi ditangkap di tempat persembunyiannya. Saat ini dia masih diperiksa polisi.

(maa/lir)