Ngaku Dadanya Pernah Dibelah, Sumardi Juga Fasih Cas-cis-cus

Ngaku Dadanya Pernah Dibelah, Sumardi Juga Fasih Cas-cis-cus

- detikNews
Rabu, 18 Jan 2006 17:54 WIB
Makassar - Siapa nyana, Sumardi (60) ternyata fasih cas-cis-cus berbahasa Inggris. Jadi bukan hanya huruf Arab gundul yang dikuasai pemimpin ajaran salat sambil bersiul ini. Hebohnya lagi, dia mengaku dadanya pernah dibelah. Wuih!Sumardi yang awalnya orang biasa-biasa saja, mulai mengalami perubahan sejak tahun 1980-an. Perubahan dalam dirinya mulai tampak ketika Sumardi mulai sering mengaku jika ia sering mendapat wahyu.Menurut pengakuan Syamsuddin, pamannya, selain pernah bermimpi tentang parang yang dimasukkan ke dalam mulutnya, Sumardi juga mengaku kalau dadanya pernah dibelah. Lalu semua kotorannya dikeluarkan.Sumardi juga selalu yakin dirinya adalah wali. Dia selalu percaya bahwa akan ada nabi setelah Muhammad SAW.Dari keterangan yang dihimpun detikcom di Makassar, Rabu (18/1/2006), Sumardi bukanlah orang yang awam soal agama. Lulusan Fakultas Tarbiyah IAIN Pare-pare ini bahkan pembaca kitab gundul --tulisan Arab yang tidak disertai tanda baca-- yang fasih.Bahkan di tempat tinggalnya, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Sulawesi Barat, sekitar tahun 1970-an, Sumardi membuka les privat, dan mengajarkan warga setempat tentang membaca huruf Arab gundul. Karena jadi guru privat inilah, Sumardi dikenal oleh sebagian besar warga kampung.Sumardi gemar mendatangi rumah per rumah, dengan mengendarai sepedanya untuk mengajar. Namun dari hasil mengajar privat ini, Sumardi tidak mendapat imbalan sepersen pun.Selain membaca kitab gundul, Sumardi juga fasih berbahasa Inggris. Karena kemampuannya inilah, ia pernah menjadi guru honorer bahasa Inggris di sebuah madrasah di Sulawesi Barat.Pun di Kitab Laduni, kitab suci ajaran keselamatan, selain tertera bahasa Arab dan Mandarin, juga tertuang bahasa Inggris. Salah satu di antaranya bertajuk "Building The Best Seven". (sss/)


Berita Terkait