Kasus Aktif Corona RI Naik tapi Kontribusi dari 10 Provinsi Prioritas Turun

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 16:43 WIB
Prof Wiku Adisasmito. FOTO Dok BPMI
Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito (Foto: dok. BPMI)
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengumumkan perkembangan 10 provinsi yang menjadi prioritas. Kabar baik, Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut ada penurunan kasus aktif yang berasal dari 10 provinsi prioritas.

"Kami prihatin bahwa kasus aktif secara nasional masih mengalami peningkatan, namun jika dilihat dari persentasi kontribusi 10 provinsi prioritas terhadap jumlah kasus nasional cenderung mengalami penurunan, pada 27 September persentase kasus aktif di 10 provinsi menyumbangkan 67,62 % dari kasus aktif nasional," kata Wiku dalam tayangan langsung yang disiarkan akun YouTube BNPB, Kamis (15/10/2020).

"Kemudian pada 4 Oktober persentase menurun jadi 66,38 %, dan kemudian pada 11 Oktober mencapai 65,64 %, ini kabar baik dan perlu untuk terus ditekan sehingga persen kontribusi kasus aktif di 10 provinsi prioritas ini dapat semakin menurun," lanjutnya.

Namun, dilihat dari kasus kesembuhan perkembangan 10 provinsi prioritas mengalami penurunan. Padahal, secara nasional persentase kasus kesembuhan meningkat.

"Kasus sembuh terjadi peningkatan baik tingkat nasional maupun di 10 provinsi prioritas. Namun persentase kasus kesembuhan di 10 provinsi prioritas terhadap kesembuhan nasional mengalami penurunan, pada 27 September 79,35 % dari kesembuhan nasional berasal dari 10 provinsi prioritas. Kemudian menurun pada 4 Oktober menjadi 77,64 %, dan terakhir 11 Oktober menjadi 76,81 %," ujar Wiku.

Perkembangan 10 provinsi prioritas 3 pekan terakhirPerkembangan 10 provinsi prioritas 3 pekan terakhir Foto: Tangkapan layar

Wiku meminta tingkat kesembuhan di 10 provinsi prioritas untuk ditingkatkan. Diharapkan provinsi prioritas itu menyumbangkan angka kesembuhan yang semakin tinggi.

"Tingkat kesembuhan ini harus selalu ditingkatkan baik di 10 provinsi prioritas maupun di tingkat nasional, di 10 provinsi prioritas diharapkan dapat berkontribusi lebih tinggi lagi dalam angka kesembuhan nasional," ucapnya.

Lebih lanjut, kabar baik juga terlihat dari kasus kematian di 10 provinsi prioritas. Wiku menjelaskan dari angka kematian di 10 provinsi prioritas mengalami penurunan dalam tiga pekan terakhir.

"Sedangkan kasus meninggal masih terjadi peningkatan baik tingkat nasional maupun 10 provinsi prioritas dan cenderung mengalami penurunan pada 27 September, kontribusi kasus meninggal dari 10 provinsi prioritas adalah 80,18% dari kasus kematian nasional. Kemudian pada 4 Oktober menurun jadi 79,18 %, dan pada 11 Oktober kembali menurun jadi 78,71 %," ujarnya.

Wiku mengatakan perkembangan kasus kematian ini merupakan kabar baik dari 10 provinsi prioritas. "Ini adalah perkembangan baik, menandakan bahwa 10 provinsi prioritas kontribusi kematiannya menurun terhadap angka kematian nasional setiap minggunya," tuturnya.

Tonton video 'Satgas: Belum Ada Laporan Efek Samping Vaksin Corona dari Relawan':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/imk)