Penjualan Merosot, Playboy Ganti Eksekutif
Rabu, 18 Jan 2006 12:24 WIB
Jakarta - Playboy edisi Indonesia tak lama lagi hadir. Sementara, di tingkat internasional, popularitas Playboy tidaklah secemerlang di masa lalu. Pendapatannya merosot. Akhirnya, pemilik Playboy, Playboy Enterprises Inc, mengganti eksekutif penerbitnya.Eksekutif yang diganti itu adalah Diane Silberstein. Penggantinya adalah Louis Mohn. Mohn sebelumnya memimpin kelompok Primedia yang menerbitkan majalah-majalah otomobil. Di pos barunya, Mohn akan mengawasi tim penjualan iklan untuk majalah Playboy dan edisi situs.Penjualan halaman iklan Playboy turun 16,4% tahun lalu dan pendapatan turun 10,5% menjadi US$ 92,5 juta. Data ini berdasarkan Biro Informasi Penerbit. Demikian dilansir newyorkbusiness.com, Selasa (17/1/2006).Selama lima tahun di Primedia, Mohn turun tangan dalam menerbitkan edisi internasional Motor Trend En Espanol, Motor Trend China, Motor Trend Taiwan, Motor Trend Indonesia dan Automobile China.Mohn juga meluncurkan televisi Motor Trend, radio Motor Trend dan pameran Motor Trend di 17 pasar utama di AS."Pengalaman Lou dalam menyatukan penerbitan bentuk cetak, televisi, online, radio dan berbagai event untuk mendongkrak pendapatan iklan adalah kunci strategi pertumbuhan Playboy di masa depan," kata Chief Executive Playboy Christie Hefner dalam statemennya.Mohn yang mulai berkarier sebagai account manager McGraw-Hill Cos., juga merupakan presiden penjualan di BusinessWeek. Dia juga membantu rekrutmen dan melatih tim penjualan media internet yang baru tumbuh, Real Names Corp.Eksekutif yang digeser, Diane Silberstein, nyaris tiga tahun bergabung dengan Playboy. Dia meninggalkan posnya awal bulan ini dan bergabung dengan rival Playboy, Penthouse Media Group Inc.
(nrl/)











































