Kematian Akibat Corona di RI Turun 9,9 Persen Pekan Ini

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 16:29 WIB
Jenazah sedang dimakamkan di di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2020). Pada Jumat (4/9/2020) kemarin, liang lahat hanya tinggal 1.100. Diperkirakan jumlah tersebut hanya bisa memenuhi kebutuhan maksimal 2 bulan.
Ilustrasi makam khusus COVID di Pondok Ranggon, Jakarta. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyampaikan ada penurunan kasus kematian akibat virus Corona (COVID-19) sebesar 9,9 persen pekan ini. Penurunan angka kematian pekan ini lebih baik 2,2 persen dari angka pada pekan sebelumnya.

"Perkembangan kasus kematian COVID-19 mingguan, meskipun penambahan kasus positif COVID-19 meningkat, jumlah kematian pada pekan ini terus menurun dan mengalami penurunan lebih besar dari pekan sebelumnya. Pekan lalu penambahan kematian turun 7,7 persen, sedangkan di pekan ini turun 9,9 persen dari pekan sebelumnya," ujar juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di YouTube BNPB Indonesia, Selasa (13/10/2020).

Perbandingan data dilakukan per 4 Oktober dan 11 Oktober 2020. Wiku menyampaikan lima provinsi dengan kematian tertinggi pekan sebelumnya adalah Kalimantan Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, Aceh, dan Papua. Sedangkan pekan ini adalah sebagai berikut:

Kenaikan tertinggi (11 Oktober 2020)

1. DKI Jakarta naik 65 (69 ke 134 kasus)
2. Jawa Tengah naik 7 (55 ke 62 kasus)
3. Kepulauan Riau naik 4 (1 ke 5 kasus)
4. Kalimantan Tengah naik 3 (4 ke 7 kasus)
5. Sulawesi Tengah naik 2 (2 ke 4 kasus)

"Mohon provinsi kenaikan tertinggi dapat betul-betul melaksanakan treatment atau penanganan pasien COVID-19 dengan baik, utamanya gejala sedang-berat serta komorbid," ujar Wiku.

(dkp/imk)