Karyawan Hotel Tewas Kesetrum

Karyawan Hotel Tewas Kesetrum

- detikNews
Rabu, 18 Jan 2006 09:37 WIB
Ambon - Salah seorang karyawan Hotel Amans, Dedy Komul, 21, ditemukan tewas tersengat listrik saat bermaksud menambah kabel di plafon ruang karaoke lantai dua Hotel Amans, Rabu (18/1/2006) pagi ini.Saksi mata yang juga rekan kerja Dedy, Yani (24) menuturkan, sebelum menambah kabel, korban bersama beberapa rekannya sedang memperbaiki instalasi listrik di lantai dua bagian tengah ruangan karaoke. "Jadi saat salah satu lampu di ruang karaoke ini tidak berfungsi, dia (korban) langsung naik untuk memperbaikinya. Saya minta dia yang sudah berada di plafon untuk menambah kabel, karena kabel yang ada tak sampai pada titik lampu," tutur Yani yang ditemui detikcom di Hotel Amans, Jalan Pantai Mardika, Ambon.Saat memanggil, kata Yani, korban tidak bersuara. "Saya menyangka dia sudah tertidur. Karena kebiasan dia, kalau sudah capek dia langsung tidur di lokasi di mana dia bekerja. Setelah saya langsung ke lantai satu mengikuti teman-teman lain," ujar dia.Sekitar 30 menit di lantai satu, kata Yani, salah satu rekannya meminta Yani mengecek korban. "Sambil bercanda, teman saya meminta saya cek korban. Dia bilang coba naik cek Dedy, jangan-jangan dia sudah keras," kaya Yani lagi.Seketika itu, Yani langsung mengecek korban. "Saya panggil-panggil, tapi dia tidak menyahut. Saya kemudian naik ke plafon ruangan karaoke itu. Tubuhnya saya goyang untuk membangunkan dia. Tapi saat tangan saya menyentuhnya, tubuhnya agak kaku dan keras. Saya kaget dan langsung berteriak meminta tolong rekan-rekan lain. Setelah diangkat, kami lihat Dedy sudah meninggal," kata Yani sedih.Beberapa karyawan karaoke yang terlihat di TKP terlihat menitikan air mata, begitu juga rekan-rekan Dedy lainnya. Tubuh korban terbujur kaku, tangan kanannya dalam posisi tertekuk pada dada, tangan kiri luruh ke bawah. Sementara lutut dan kening sebelah kanan korban terdapat sengatan listrik.Korban dievakuasi karyawan hotel dan aparat Yonif 733 yang bertugas di depan Hotel Amans dan selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Gereja Protestan Maluku Ambon, Jalan Anthoni Reebok.Sementara manager Hotel Amans, yang dimintai keterangannya masih belum bisa berkomentar. "Nanti saja, setelah polisi sudah usai periksa, dan menemukan penyebabnya, baru kita berikan komentar. Sekarang sabar dulu," ujar Reno, salah satu manager Hotel Amans.Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pastinya korban tewas. (jon/)


Berita Terkait