Round-Up

Fakta Terkini Anggota TGPF-Prajurit TNI Ditembak KKB Intan Jaya Papua

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2020 21:32 WIB
Evakuasi anggota TGPF dan Prajurit TNI yang ditembaki KKB Papua
Foto: Proses evakuasi dua korban serangan KKB terhadap tim TGPF Intan Jaya (Dok. Istimewa)
Intan Jaya -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua kembali berulah. Kali ini rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya yang dipimpin Ketua Harian Kompolnas, Irjen (Purn) Benny Mamoto jadi korbannya.

Korban penembakan pertama adalah Satgas Apter Hitadipa, Sertu Faisal Akbar, yang mengalami luka tembak di pinggang dan dalam kondisi sadar. Satu korban lain ialah dosen UGM yang masuk ke dalam TGPF, Bambang Purwoko, yang saat ini juga dalam kondisi sadar. Bambang mengalami luka tembak di pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri.

Penembakan terjadi di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita, Intan Jaya, hari ini pukul 15.30 WIT. Saat itu TGPF sedang kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa.

"Kami penegak hukum, bukan kami yang melakukan pendekatan. Kami akan kejar terus pelakunya," ujar Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Timika, Papua, Sabtu (10/10/2020).

Berikut fakta-fakta terkini kasus penyerangan rombongan TGPF Intan Jaya oleh KKB:

Dua Korban Luka Akibat Penyerangan Diterbangkan ke Jakarta

Korban Bambang Purwoko dievakuasi menggunakan pesawat TNI AU menuju Jakarta. Demikian juga dengan Sertu Faisal Akbar.

Asops Kogabwilhan III Brigjen TNI Suswatyo mengatakan korban penembakan KKB sudah dievakuasi ke Timika. Setelah itu kedua korban langsung diterbangkan ke Jakarta.

"Dua korban atas nama Bambang dan Sertu Faisal sudah dievakuasi dan langsung diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat AU," Kata Suswatyo kepada wartawan, Sabtu (10/10/2020).

Kedua korban dibawa menggunakan helikopter TNI AU EC-725/HT-7206 dari Intan Jaya ke Timika dan akan dilanjutkan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737/AI-7302 ke Jakarta.

Korban Dievakuasi ke Jakarta dalam Kondisi Peluru Bersarang di Kaki

Korban Bambang Purwoko dikabarkan dalam kondisi stabil. Namun, peluru yang bersarang di atas pergelangan kakinya belum dapat dikeluarkan.

"Saat ini kondisi Bapak Bambang Purwoko, yang mengalami luka tembak di atas pergelangan kaki kiri, dalam keadaan stabil. Namun peluru masih bersarang dikarenakan kekurangan peralatan medis di UPTD RSUD Kabupaten Intan Jaya," ujar Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa melalui keterangan tertulisnya.

Sertu Faisal Akbar juga dikatakan dalam kondisi stabil. Faisal mengalami luka tembak di pinggang kiri dan tembus ke pinggang kiri bagian belakang.

"Sertu Faisal Akbar, yang mengalami luka tembak pada pinggang kiri depan tembus pinggang kiri belakang, kondisinya juga stabil dan sudah tidak terjadi pendarahan," ucap Suriastawa.

Suriastawa memastikan proses evakuasi kedua korban ke Jakarta di Intan Jaya berjalan aman. Dalam evakuasi itu, kedua korban turut didampingi beberapa dokter tenaga medis dari TNI.

"Seluruh rangkaian evakuasi anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kemenko Polhukam dan unsur pengamanan TGPF dari Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, berjalan dengan aman dan lancar," imbuh Suriastawa.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3