Ratusan Pekerja Dikerahkan Hancurkan Jembatan Jamarat

Ratusan Pekerja Dikerahkan Hancurkan Jembatan Jamarat

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2006 18:13 WIB
Jakarta - Ratusan pekerja dan alat berat dikerahkan untuk menghancurkan jembatan Jamarat, Mina. Penghancuran ini sebagai persiapan pembangunan jembatan Jamarat baru berlantai lima untuk menambah kapasitas dan mencegah kepadatan jamaah saat melontar jumrah.Berdasarkan pengamatan di Jamarat, Mina, Selasa (17/1/2006), ratusan pekerja dengan menggunakan alat-alat berat seperti alat pemecah batu, alat pengeruk, buldozer, truk dan sebagainya, tengah menghancurkan jembatan jamarat dan membersihkan puing-puingnya. Demikian dilansir dari informasihaji.com.Setidaknya sekitar 50 persen lebih bangunan jembatan sudah dihancurkan. Sisi kanan kiri jembatan untuk naik tampak sudah hancur, tinggal bagian tengah jembatan yang masih berdiri.Tugu tiang jumrah Ula nampak sudah terlihat berdiri tegak, tidak ada lagi bagian jembatan di sekelilingnya. Hanya tugu jumrah Wustha dan jumrah Aqabah yang nampak masih diapit jembatan jamarat.Diperkirakan dalam waktu satu dua hari ini, seluruh jembatan jamarat sudah dapat diruntuhkan semuanya.Bahkan, persiapan untuk pembuatan pondasi jamarat yang baru telah dilakukan dengan membuat lubang-lubang besar untuk tiang pancang jembatan.Pelaksanaan penghancuran jembatan jamarat itu telah dimulai sejak Sabtu (14/1/2006) sebagai persiapan pembangunan jembatan Jamarat baru berlantai lima.Deputi Kementerian Pekerjaan Umum Kerajaan Arab Saudi Dr Habib Zainul Abidin seperti dikutip Harian An Nadwah, mengatakan, pembangunan proyek tersebut sebagai lompatan peradaban dan arsitektur serta akan memberi perlindungan kepada tamu Allah pada saat menuju lokasi melontar jumrah."Proyek ini untuk memberikan pelayanan kepada tamu-tamu Allah, dalam hal kenyamanan, keselamatan dan ketenangan," katanya.Proyek ini diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar 4,2 miliar Riyal Arab Saudi. Nantinya, jembatan baru jamarat terdiri dari lima tingkat, 11 jalur masuk menuju jamarat dan 12 jalur keluar ke empat arah.      (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini