Flu Burung, 82 Spesimen Darah Asal Indramayu Diambil

Flu Burung, 82 Spesimen Darah Asal Indramayu Diambil

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2006 17:12 WIB
Bandung - Dua bersaudara asal Indramayu, Jawa Barat, terenggut nyawanya gara-gara flu burung. Tim Investigasi Depkes pun mengambil 82 spesimen sampel darah.Kedua korban adalah Nurokhmah (12) yang sudah dinyatakan positif flu burung. Sedangkan adiknya Endrawan (4) berstatus suspect flu burung.Keduanya merupakan warga Desa Cipedang, Kecamatan Bongos, Kabupaten Indramayu.Tim mengambil sampel darah Bainah, ibu korban, serta 2 paman korban di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Tim juga mengumpulkan sampel darah milik tetangga dan petugas kesehatan Indramayu yang sempat melakukan kontak langsung dengan korban."Tim WHO juga sudah turun ke lokasi kediaman almarhum. Semua unggas juga kita periksa karena ada kasus kematian ayam mendadak," tutur Ketua Tim Investigasi Depkes Tato Suharto saat ditemui di ruang isolasi Flamboyan RSHS, Jalan Pasteur, Bandung, Selasa (17/1/2006).Direncanakan hasil pemeriksaan terhadap spesimen sampel darah milik keluarga, tetangga dan petugas kesehatan Indramayu ini akan diketahui hasilnya dalam 3 hari mendatang.Tim Investigasi Depkes dan Tim WHO meninjau ke lokasi kediaman almarhum sejak 16 Januari. Kedua tim ini bekerja untuk mengumpulkan sejumlah data untuk mencari tahu perihal dugaan penyebab terjangkitnya kematian Nurokhmah dan Endrawan.Saat di lokasi, diketahui keluarga almarhum sempat memelihara ayam yang berada di belakang rumahnya. Keluarga almarhum memiliki kebiasaan buruk untuk memasukkan ayamnya ke dalam rumah jika menjelang malam hari.Sebelum Hari Raya Idul Adha 10 Januari, diketahui ayam tersebut mengalami kematian mendadak sebanyak 14 ekor. Diduga ayam tersebut terjangkit virus flu burung dari burung merpati yang dipelihara keluarga almarhum."2 Ekor ayam yang masih hidup diketahui hasilnya positif tipe A. Sekarang tengah diperiksa lebih lanjut oleh Dinas Peternakan Jawa Barat," urai Tato Suharto.Hingga saat ini, lanjut dia, kedua ayam tersebut berada di Balai Penelitian Veteriner Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads