Diah & Putu Merasa Dikerjai

Bugil di Situs Erotis

Diah & Putu Merasa Dikerjai

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2006 17:00 WIB
Diah & Putu Merasa Dikerjai
Jakarta - Diah dan Putu bak disambar petir di siang bolong. Foto-foto bugil mereka yang mudah diakses oleh publik membuat kedua gadis ini kalang kabut. Mereka juga protes pada Petter Hegre, fotografer keduanya, karena merasa dikerjai.Kedua model yang cukup terkenal di Pulau Dewata ini membenarkan mereka adalah model yang dikontrak Hegre. Pemotretan berlangsung di Ubud, Gianyar, Bali, pada 2005."Saya pertama kali tahu muncul foto itu di situs setelah diberitahu Putu. Begitu saya melihat foto tersebut, saya terkejut. Saya benar-benar merasa dikerjai sang fotografer," tutur Diah seperti dilansir harian Nusa Bali edisi 5 Januari 2006. Koran terbesar kedua di Bali itu dua hari berturut-turut menurunkan berita soal dua gadis bugil itu. Pada tanggal 4 Januari, Nusa Bali menurunkan berita bertajuk Dua Model Bali Tampak Bugil di Situs Porno Dunia. Pada 5 Januari, dirilis berita berjudul Dua Model Bali Mengaku Dikerjai.Diah menceritakan kronologi pemotretan itu. Kala itu, dia dan Putu yang sama-sama bernaung di C and C Agency Denpasar mengikuti casting untuk menjadi cover sebuah majalah terbitan AS di kawasan Ubud.Saat itu ada empat orang yang ikut casting. Dua model lainnya adalah bule. "Kebetulan kami (Diah dan Putu) yang lolos," kenang Diah.Pada saat casting, kata Diah lagi, semuanya memang hanya mengenakan bra dan celana dalam. "Setelah dinyatakan lulus casting, barulah fotografer itu menawarkan kami berdua untuk foto bugil. Tapi kami menolaknya. Dan akhirnya disepakati bisa mengenakan pakaian sejenis kemben (kain) yang mirip warna kulit," jelas model bertinggi 176 cm ini.Kenapa begitu saja menerima tawaran itu? "Dia (fotografer) itu bilang bahwa foto yang diambil itu nantinya foto art (seni) yang majalahnya hanya beredar di Amerika," dalih gadis kelahiran 9 Agustus 1986 ini."Karena kami model profesional, kami terima saja. Saat itu kami kan tidak bugil sama sekali," tegas Diah.Diah mengaku mengetahui fotonya seperti itu muncul di internet seminggu setelah pemotretan. Dia, Putu dan Cece -- pimpinan C and C Agency -- telah memrotes Petter Hagre. Tapi apesnya, mereka tidak memiliki kontak Hagre, kecuali e-mail. Mereka menjadikan hal itu sebagai pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati ke depannya. (nrl/)


Berita Terkait