Ajaran Sesat Menjamur, MUI Akan Perbaiki Manajemen Dakwah

Ajaran Sesat Menjamur, MUI Akan Perbaiki Manajemen Dakwah

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2006 16:45 WIB
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan segera berbenah menyikapi kasus menjamurnya ajaran sesat. Ajaran itu menjamur dinilai karena minimnya pengetahuan agama masyarakat. MUI akan memperbaiki manajemen dakwah."Kita akan memperbaiki manajemen dakwah. Kita akan melibatkan para pendakwah di berbagai organisasi Islam di seluruh Indonesia," kata Ketua Komisi Fatwa MUI Ma'ruf Amin kepada wartawan di kantor Departemen Agama (Depag), Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (17/1/2006).Perbaikan manajemen dakwah dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh ajaran yang tidak benar. Diharapkan dengan mengoptimalkan lembaga-lembaga dakwah akan memantapkan ajaran Islam yang benar dan utuh."Banyak masyarakat sekarang yang tidak memahami Islam secara utuh, sehingga dengan munculnya aliran sesat, banyak masyarakat yang terpengaruh," kata Ma'ruf.Selain itu, MUI juga akan melakukan pembinaan terhadap kelompok yang dinilai sesat. Kelompok itu akan didekati dan diberi pemahaman Islam secara benar dan utuh. "Mereka mengaku mendapatkan ilham dari hasil perenungan. Tentunya alasan itu tidak bisa dibenarkan," kata Ma'ruf.Ajaran Siul SesatPada kesempatan itu, Ma'ruf juga menyatakan ajaran salat dengan bersiul yang dipelopori Sumardi dari Sulawesi Barat, merupakan ajaran yang sesat. Bagi Ma'ruf, Sumardi mengajarkan ajaran itu karena ingin menjadi pemimpin."Dia ingin menjadi pemimpin sehingga dapat mempengaruhi orang lain. Karena itu MUI menganggap aliran yang diajarkan Sumardi adalah sesat," kata Ma'ruf. (iy/)


Berita Terkait