22 Kabupaten/Kota Catat Angka Kematian Corona di Atas 100, Ini Daftarnya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 17:08 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito
Jubir Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyoroti ada 100 lebih angka kematian di 22 kabupaten/kota. Wiku meminta pemerintah daerah setempat serius mengupayakan penurunan kasus kematian akibat Corona.

"Menekankan angka kematian harus betul-betul diupayakan dengan segera dan semaksimal mungkin. Kami juga ingin memberikan perhatian dan menekankan pada 22 kabupaten kota yang memiliki angka kematian lebih dari 100 orang," ucap Wiku dalam konferensi pers daring yang disiarkan di YouTube BNPB, Kamis (8/10/2020).

Wiku meminta pemerintah daerah setempat mengevaluasi sistem penanganan COVID-19 di wilayah mereka. Pemda juga diminta mengabarkan kendala penanganan COVID-19 di wilayahnya jika memerlukan bantuan dari pusat.

"Kepada pemerintah daerah dari 22 kabupaten/kota ini untuk benar-benar dapat mengevaluasi penanganan kasus COVID-19 di wilayah masing-masing dan segera menginformasikan kepada pemerintah pusat dan satgas jika mengalami kendala atau membutuhkan bantuan dalam rangka menekan angka kematian," ujar Wiku.

Wiku mengungkapkan, dari data kematian yang diterima Satgas Penanganan COVID-19, kasus kematian paling banyak terjadi pada kelompok usia lansia. Wiku meminta pasien dari kelompok usia lansia segera ditangani secara medis dengan baik agar pulih dari virus Corona.

"Jika dilihat dari data kematian, kematian paling banyak terjadi pada usia di atas 46 tahun, ini artinya kelompok lansia harus betul-betul kita jaga agar tidak tertular COVID-19. Jika menjalani gejala atau tekonfirmasi positif COVID-19 harus segara ditangani dengan baik dan sedini mungkin agar proses pemulihan dapat berjalan dengan lebih baik."

Wiku kemudian mengajak masyarakat menjaga kelompok usia rentan, salah satunya menghindari ke luar rumah, keramaian, bahkan kunjungan keluarga.

"Mari kita bersama-sama lindungi kelompok usia rentan dengan mengajak mereka untuk tidak bepergian ke luar rumah kecuali sangat mendesak, jauhi keramaian, perkumpulan dan kegiatan sosial. Hindari kunjungan keluarga, anjurkan lansia untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan sehingga meningkatkan imunitas," terang Wiku.

"Dan cukup tidur malam 6 sampai 8 jam, tidur siang 2 jam, makan makanan bergizi dan selalu menjaga kebersihan diri dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," imbuh dia.

Berikut ini 22 kabupaten/kota dengan angka kematian akibat Corona lebih dari 100 orang:

DKI Jakarta
-Jakarta Pusat
-Jakarta Utara
-Jakarta Timur
-Jakarta Selatan
-Jakarta Barat

2. Jawa Timur
-Surabaya
-Sidoarjo
-Gresik
-Malang
-Pasuruan

3. Jawa Tengah
-Semarang
-Demak
-Kudus

4. Sulawesi Selatan
-Makassar

5. Sumatera Utara
-Medan

6. Kalimantan Timur
-Balikpapan
-Samarinda

7. Sumatera Selatan
-Palembang

8. Kalimantan Selatan
-Banjarmasin

9. NTB
-Mataram

10. Sulawesi Utara
-Manado

11. Riau
-Pekanbaru

Dalam kesempatan ini, Wiku juga menyampaikan ada 6 provinsi dengan persentase kasus kematian akibat Corona tertinggi, yaitu Jawa Timur (7,31 persen), Jawa Tengah (6,08 persen), NTB (5,94 persen), Sumatera Selatan (5,63 persen), dan Bengkulu (5,08 persen).

(aud/dhn)