Ketua PAN Bandung Mundur, DPP Merestui

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 13:18 WIB
Ilustrasi fokus (bukan buat insert) PAN Pecah (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Ilustrasi PAN (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Jakarta -

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN mempersilakan Ketua DPD PAN Kota Bandung Uum Syarif Usman mundur. DPP PAN mengaku memang ingin mengganti Uum karena tak berhasil membawa PAN meraih kursi di DPRD Kota Bandung.

"Sekretariat DPP PAN hari ini belum menerima surat Uum. Jika hal itu benar, maka DPP PAN menerima dan tidak berkeberatan hati keinginan Uum mundur dari ketua DPD dan berhenti dari anggota," kata Wasekjen PAN Soni Sumarsono kepada wartawan, Kamis (8/10/2020).

DPP PAN, sebut Soni, menilai alasan Uum mundur sebagai kader PAN hanya sebagai alibi. Uum diketahui memutuskan mundur sebagai kader karena kecewa dengan keputusan PAN menyetujui UU Cipta Kerja (Ciptaker).

"DPP PAN menilai bahwa alasan Uum menyatakan mundur dari ketua DPD dan berhenti dari anggota PAN karena PAN menyetujui UU Cipta Kerja hanya digunakan sebagai alibi semata dan dijadikan pembenaran alasan saja," terang Soni.

"Karena dalam periode ini DPP PAN telah merencanakan mengganti Uum sebagai ketua DPD PAN Kota Bandung, karena di Pemilu 2019 PAN tidak memperoleh kursi satupun di DPRD. Target DPP PAN di pemilu 2024 seluruh daerah pemilihan se Jawa Barat wajib memperoleh kursi di DPRD kabupaten/ kota, provinsi, dan DPR RI," imbuhnya.

DPW PAN Jawa Barat diketahui secara aklamasi memilih Desy Ratnasari sebagai ketua. Kini, di bawah kepemimpinan Desy partai berlambang matahari putih itu berfokus pada perbaikan partai.

"PAN saat ini fokus pada perbaikan dan penataan struktur organisasi sampai ke tingkat desa, serta melakukan proses perkaderan untuk memproduksi kader partai yang militan-ideologis sebagai pejuang partai di garda terdepan. Insyaallah anggota dan kader PAN akan semakin bertambah banyak," tutur Soni.

Selanjutnya
Halaman
1 2