1.000 Sarjana & Berobat Gratis Pakai KTP Disiapkan Paslon Ini

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 10:08 WIB
Kampanye Paslon Cabup dan Cawabup Tanah Bambu Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman (SHM-MAR)
Foto: dok. Isitimewa
Jakarta -

Program 1.000 sarjana digaungkan Ketua DPD PDI-Perjuangan Kalimantan Selatan Mardani H. Maming (MHM). Ia berkampanye untuk kemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu dalam Pilkada 2020, Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman (SHM-MAR).

"Seandainya kakak saya (Syafruddin H. Maming) diberikan kesempatan jadi bupati, maka kami akan mencetak 1.000 sarjana yang biayanya dijamin oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu," ujar Mardani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/10/2020).

Selain program di bidang pendidikan itu, Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini mengatakan, jika SHM terpilih menjadi bupati maka program berobat gratis untuk semua warga Tanah Bumbu juga akan kembali dijalankan.

Ia berjanji nantinya masyarakat bisa berobat melalui BPJS kelas III hanya dengan membawa KTP atau KK. Kebijakan ini dinilai hanya bisa dilakukan oleh pemerintah daerah yang betul-betul mau memperhatikan rakyatnya.

"Kalau pemerintahnya mau, gampang. Tinggal wajibkan saja pemerintah melalui APBD Tanah Bumbu. Bayarkan iuran BPJS masyarakat untuk kelas III. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu mendaftar dan bisa membawa KTP saja untuk berobat," cetusnya.

Selain itu, Mardani menyampaikan kinerja untuk mencapai visi dan misi Syafruddin. Ia melihat masih banyak tuntutan masyarakat yang belum sepenuhnya difasilitasi. Jika bicara keinginan, pihaknya ingin semua diselesaikan. Menurutnya, masyarakat juga tidak bisa dipandang lagi sebagai objek pembangunan, tapi harus menjadi subjek perubahan.

"Semakin luasnya penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, apalagi situasi pandemi yang membuat perubahan harus jadi peluang dalam pembangunan Tanah Bumbu dalam lima tahun ke depan. Teknologi harus bisa dijadikan sebagai pendorong pembangunan, di mana masyarakat yang menjadi pelaku," ucapnya.

Kemudian, CEO PT. Batulicin Enam Sembilan dan PT. Maming Enam Sembilan Group itu melanjutkan, hubungan antara masyarakat dengan dunia usaha juga harus diperbaiki, sehingga masyarakat bisa produktif dan sejahtera. Bermakna keterlibatan dan partisipasi rakyat sebagai prinsip utama dalam pembangunan Tanah Bumbu ke depan, Syafruddin disebutnya harus menjadi solusi dari harapan masyarakat.

"Fungsi pemerintah adalah sebagai penyedia fasilitas dan sistem yang membantu untuk masyarakat dalam mengubah diri. Ke depan, kami akan berdiri bersama dengan masyarakat dengan semangat inovasi dalam menyediakan semua kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, visi dan misi Syafruddin lainnya, kata Mardani, meliputi pembangunan di bidang kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, peningkatan kualitas olahraga, pendidikan yang bermutu dan merata, menciptakan masyarakat yang religius dan berakhlakul karimah, serta terwujudnya reformasi birokrasi yang melayani.

"Pembangunan yang dilakukan harus dengan cara-cara yang benar, manusiawi, anti korupsi dan berprinsip pada penghargaan terhadap hak-hak masyarakat dan individu," pungkasnya.

(prf/ega)