Kasus Kematian Corona di Jakarta Turun 52,4% Selama Sepekan, Papua Naik 187%

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 14:31 WIB
Tim Pakar Satgas COVID-19 dr. Dewi Nur Aisyah
Foto: BNPB
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 memaparkan progres kasus kematian virus Corona (COVID-19) di 10 provinsi prioritas penanganan selama sepekan. DKI Jakarta mengalami penurunan paling banyak, sementara Papua mengalami kenaikan paling banyak.

Dari data yang disampaikan oleh Satgas Penanganan COVID-19, beberapa provinsi mengalami peningkatan dan penurunan jumlah kematian corona selama sepekan. Kenaikan terjadi di Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Papua, dan Aceh.

Sementara untuk provinsi jumlah kematian menurun adalah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Bali. Sementara itu, Sumatera Utara tidak mengalami perubahan.

Dari data tersebut, DKI Jakarta mengalami penurunan paling tinggi dengan penurunan 52,4 persen. Penurunan ini cukup signifikan dibandingkan pada pertengahan dan akhir September.

"DKI Jakarta pada pertengahan dan akhir September angka kematian tiba-tiba naik cukup tinggi di DKI Jakarta. Pada pekan terakhir, luar biasa, penurunan sudah di angka 52,4 persen," ucap Kepala Bidang Data dan Teknologi Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam diskusi COVID-19 dalam Angka di akun YouTube BNPB, Rabu (7/10/2020).

Menurut Dewi, penurunan kasus kematian dikarenakan ada tindakan dari pemerintah. Pemerintah melakukan beberapa upaya agar jumlah kematian Corona di DKI Jakarta turun.

"Bentuk intervensi dan memperkuat wisma atlet, hotel-hotel mulai dipetakan, mulai berjalan, dan terlihat efektif untuk kurangi kasus dan fatalitas di rumah sakit," ujarnya.

Sementara itu, untuk kenaikan jumlah kasus kematian Corona tertinggi terjadi di Papua. Jumlah kematian naik signifikan dengan 187%.

"Papua, kasus dua pekan ini sedang tinggi sekali, meski kematian di Papua, kalau dari data absolut, tidak terlalu tinggi. Namun, dibandingkan biasanya, biasanya seminggu meninggal satu, dua, lima, enam, tiba-tiba naik minggu terakhir," ucap Dewi.

Dewi meminta Pemerintah Provinsi Papua waspada dengan tingginya kenaikan jumlah kematian COVID-19. Pemerintah pun harus menganalisa kenaikan tersebut.

"Jadi ini, harus waspada dari pemerintah daerah, harus bisa meng-handle apa yang terjadi di pekan terakhir sudah mulai terlihat angka kematian tinggi," kata Dewi.

"Apakah karena jumlah orang sakit semakin banyak, hingga tenaga kesehatan SDM RS harus dikerahkan agar semua tertangani," ucap Dewi.

Berikut persentase perbandingan jumlah kematian 21-27 September vs 28 September- 4 Oktober di 10 provinsi prioritas:

-Sumatera Utara: sama (tidak ada perubahan)

- DKI Jakarta: penurunan -52%

- Jawa Barat: kenaikan +29,0%

- Jawa Tengah: penurunan -57,4%

- Jawa Timur: kenaikan +5,9%

- Kalimantan Selatan: kenaikan +25%

- Sulawesi Selatan: penurunan -46.2%

- Papua: kenaikan +187,5%

-Bali: penurunan -2,6%

- Aceh: kenaikan +85%

(aik/bar)