Pengikut Salat Bersiul Diajak Balik ke Jalan yang Benar

Pengikut Salat Bersiul Diajak Balik ke Jalan yang Benar

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2006 11:56 WIB
Makassar - Pengikut Sumardi (60) mungkin nyaman dengan suara siulan saat salat, sehingga mereka enggan mengubah kebiasaan itu. Namun Departemen Agama tidak kekurangan akal. Bersama polisi, tim Depag Sulawesi Barat terus melakukan penyuluhan kepada mereka.Upaya Depag Sulbar itu diungkapkan Kepala Kantor Depag Polewali, Syafruddin Rasyid, kepada detikcom, Selasa (17/1/2006).Dengan menggandeng Polresta Polmas, tim dari Depag turun ke sejumlah tempat yang ditengarai menjadi basis ajaran sekte Sumardi.Tim melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada mereka yang berdomisili di wilayah Kecamatan Campalagian dan Kecamatan Wonomulyo, daerah transmigrasi, serta beberapa tempat di Kabupaten Majene, Sulawesi Selatan."Dalam penyuluhan dan pembinaan itu kita minta mereka kembali ke jalan yang benar," ungkap Syafruddin.Selain melakukan pembinaan dan penyuluhan, tim Depag juga mengawasi sejumlah tempat ibadah yang disinyalir sebagai tempat ibadah sekte tersebut."Yang paling diawasi rumah Sumardi di Desa Laliko, Campalagian. Namun hingga kini belum ada upacara ritual lagi yang dilakukan pengikutnya di sana," kata dia.Diakui Syafruddin, sejauh ini pihaknya hanya bisa melakukan pembinaan dan penyuluhan, belum sampai pada tindakan tegas, seperti menangkap mereka yang bersikeras menjalankan ajaran Sumardi. Depag masih menunggu koordinasi dengan Pemkab Polmas.Sumardi yang kini menndekam di tahanan Mapolres Polmas telah mengajarkan ajaran yang diberi nama ajaran keselamatan. Meski mengaku Islam, ajaran yang diajarkan Sumardi dinilai keluar dari ajaran Islam.Sumardi mengajarkan salat yang aneh. Pada tiap rakaatnya, salat dilakukan sambil bersiul. Bacaan salatnya pun berbeda.Sumardi pun tak mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai nabi yang diperuntukkan untuk manusia akhir zaman. Karena dia yakin masih ada nabi setelah Muhammad. Namun diakuinya Muhammad sebagai nabi Allah SWT. (umi/)


Berita Terkait