Kisah Zizy, Bocah Perempuan Bermata Biru di Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 17:32 WIB
Zulbahri dan Zizy (putrinya) bermata biru.
Zulbahri dan Zizy (putrinya) bermata biru. (Foto: dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Dzikira Azizy Naqiya, bocah 6 tahun 5 bulan di Pekanbaru, viral dan jadi buah bibir. Pasalnya, Zizy memiliki mata biru layaknya genetik orang Eropa, yang langka terjadi di Indonesia.

Ayah kandung Zizy, Zulbahri (48), menerangkan tidak memiliki garis keturunan orang Eropa. Sebagaimana video yang viral dilihat, Selasa (6/10/2020), bocah perempuan berambut hitam dan ikal sebahu itu terlihat bermain dengan ayahnya.

Zulbahri juga memiliki mata biru. Zizy tampak sehat dan bermain seperti anak-anak pada umumnya. Dia tinggal di Jalan Uka, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Pada 2020 ini, Zizy baru masuk sekolah. Namun, karena pandemi Corona, dia ikut dalam sistem belajar online sebagaimana dilakukan kebanyakan orang.

"Anak saya baru didaftarkan sekolah pada tahun ini. Cuma belajarnya sekarang sistem online, belum masuk sekolah," kata Zulbahri saat dihubungi detikcom.

Zulbahri menyebut mata berwarna biru yang ada pada Zizy dan dirinya merupakan garis keturunan. Zul mengaku turunan genetik mata biru ini dari sang ayah atau kakek Zizy.

Almarhum kakek Zizy di Bukittinggi, Sumatera Barat, juga memiliki mata biru. Dalam satu keluarga, Zul menuturkan ada kakaknya juga yang memiliki mata berwarna biru. Hanya, dari saudara lainnya, baru anaknya yang menurun bermata biru.

"Sepupu-sepupunya nggak ada yang bermata biru. Ini garis keturunan dari keluarga saya, bukan dari istri. Tapi, dari keponakan saya, belum ada yang lahir bermata biru. Baru anak saya ini," kata Zul.

Meski genetik mata berwarna biru ini langka di Indonesia, kondisi matanya tidak ada kelainan apa pun. Artinya, penglihatan mereka tetap normal, tidak rabun dan tidak karena penyakit apa pun.

"Mata anak saya biru memang bawaan sejak lahir. Anak saya lahir pada 13 Maret 2013 di Pekanbaru," kata Zul.

Dia mengatakan, di sekitar rumahnya, Zizy tidak menjadi perhatian warga sekitar. Sebab, warga sekitar sudah sejak lama mengetahui bola mata indah Zizy.

"Kalau dibawa ke pasar atau pulang kampung, iya, banyak yang heran. Kok mata anak saya bisa biru," kata Zul.

(cha/idn)