Diguyur Hujan Lebat, Ketinggian Air di Depok Masih Normal

Diguyur Hujan Lebat, Ketinggian Air di Depok Masih Normal

- detikNews
Selasa, 17 Jan 2006 10:24 WIB
Jakarta - Meskipun hujan deras mengguyur wilayah Depok dan Jakarta, kondisi ketinggian air di Pos Pemantauan Air Sungai Ciliwung Depok masih normal yakni 115 centimeter. Warga Jakarta masih bisa bernafas lega karena banjir kiriman dari arah Bogor pagi ini belum akan terjadi."Ketinggian 115 centimeter ini artinya pada saat sekarang kondisi masih aman," kata petugas Pemantauan Air Depok, Imih (50), kepada detikcom, Selasa (17/1/2006) pukul 10.15 WIB.Imih menjelaskan, kondisi rawan banjir jika ketinggian air berada pada angka di atas 200 centimeter. "Bila ini terjadi, otomatis Jakarta banjir," tutur Imih yang sudah bertugas selama 30 tahun sebagai petugas pemantau ketinggian air di Pos Pemantauan Air Sungai Ciliwung Depok.Dikatakannya, selama dua minggu ini, ketinggian air tertinggi di Pintu Air Depok terjadi pada Kamis 12 Januari 2006 pukul 24.00 WIB. "Ketinggian air pada waktu itu hingga 250 centimeter. Beberapa daerah di Jakarta terendam air," ujarnya.Imih mengungkapkan, bila kondisi hujan hanya di Depok saja tidak terlalu berpengaruh terhadap ketinggian air. "Bila hujan lebat terjadi di Ciawi atau Puncak, otomatis ketinggian air akan naik dan Jakarta bisa banjir," terangnya.Namun jika hal itu terjadi akan ada informasi dari Pos Pengamatan Air di Bogor. "Sampai saat ini di Ciawi kondisi masih normal," terang dia.Meski banjir kiriman dari Bogor belum terjadi, akibat hujan lebat yang mengguyur Jakarta menyebabkan genangan air terjadi di sejumlah kawasan. Misalnya di Jalan Proklamasi, genangan air mencapai 40 centimeter yang mengakibatkan jalan macet karena banyak sepeda motor mogok. (san/)


Berita Terkait