Tommy Soeharto Protes Akun Medsos yang Catut Namanya dan Keluarga Cendana

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 12:41 WIB
Tommy Soeharto bangun pasar modern di Karawang
Foto: Tommy Soeharto (Luthfiana Awaluddin/detikcom)
Jakarta -

Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto protes atas banyaknya akun media sosial yang mencatut namanya, serta memuat konten-konten yang mengatasnamakan keluarga Cendana. Tommy berharap pemilik akun-akun tersebut berhenti membawa-bawa namanya serta keluarga Cendana.

"Pada tanggal 9 September, kami diberi surat kuasa untuk meluruskan adanya akun-akun yang mengatasnamakan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto yang sebenarnya akun tersebut bukanlah akun beliau," kata penerima kuasa dari Tommy Soeharto untuk hal ini, Azim Marekhan kepada detikcom, Selasa (6/10/2020).

Azim menegaskan Tommy Soeharto tak memiliki akun media sosial. Azim mengatakan Tommy Soeharto menilai keberadaan akun-akun medsos yang mencatut namanya dan keluarga Cendana merugikan dirinya.

"Karena beliau tidak pernah memiliki akun baik di Twitter, maupun di FB, maupun di Instagram. Akun yang beredar itu sangat merugikan," ujar Tommy Soeharto.

"Akun ada yang Tommy Soeharto, ada @hputrasoeharto, dan itu bukan beliau, mencatut nama beliau," imbuh Azim.

Azim juga menyebut satu akun Youtube yaitu Trilogi TV. Menurutnya akun tersebut mengunggah konten yang mengadu domba Tommy Soeharto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ada channel Youtube yang bernama Trilogi TV, itu kayanya mengadu domba antara pihak Pak Tommy dengan Pak Jokowi. Padahal Pak Tommy sendiri tidak ada kaitannya dengan hal itu kan. (Kontennya) seolah-olah mengadu antara keluarga Cendana dengan Pak Jokowi," ungkap Azim.

Azim meminta pemilik channel Youtube itu untuk segera menghapus konten yang berkaitan dengan Tommy Soeharto dan keluarga Cendana. Pemilik akun Youtube Trilogi TV, sambung Azim, membuat konten berjudul 'AKHIRNYA KELUARGA CENDANA GUGAT REZIM JOKOWI'.

"Kami minta channel itu untuk menghapus, karena itu bukan pernyataan dari keluarga. Seolah-olah mengadu antara pihak bekliau dengan Pak Jokowi, yang sebenarnya kan tidak ada hubungannya. Kok di Youtube judulnya rezim ini akan melawan rezim Jokowi. Judulnya sangat kurang pantas, mengujar kebencian," ucap Azim.

"Kami mau konten itu dihapus. Itu kan yang di Youtube merugikan. Orang membuat Youtube tapi kan seolah-olah memprovokasi, mengadu domba," sambung dia.

Azim menyampaikan jika pemilik akun medsos yang mencatut nama Tommy Soeharto atau keluarga Cendana tak segera menghentikan perbuatan mereka, maka dia akan melapor ke pihak kepolisian.

"Kami akan melakukan, sesuai surat kuasa dari beliau ke diri saya, saya akan melapor ke pihak berwajib kalau permintaan kami tidak dipenuhi. Pencemaran nama baik dan pencatutan nama publik figur yang menyebabkan kerugian materil dan imateril. Followernya banyak, apalagi yang di Instagram," jelas Azim.

"Tidak logisnya di akun Instagram itu beliau seolah-olah mengikuti hanya satu akun dengan foto wanita saja, itu bukan akun Pak Tommy. Tidak mungkin kalau benar itu akun Pak Tommy, hanya memfollow seorang wanita. Kan nggak mungkin, kecuali follow Pak Presiden, yang sama-sama public figure, atau kakak-kakak beliau. Kan Bu Tutut, Bu Titiek kan pakai Instagram juga," imbuh Azim.

Simak juga video 'Tommy Soeharto Pecat Kader Berkarya yang Inginkan Munaslub':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/fjp)